Kapolres Natuna saat melakukan pengecekan senjata api dinas milik personel di Mapolres Natuna, Senin (9/3/2026). (Foto: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Polres Natuna melaksanakan pengecekan dan pemeriksaan senjata api dinas milik personel guna memastikan kesiapan serta kedisiplinan anggota dalam penggunaannya. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Natuna di lobi gedung utama Mapolres, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) serta personel Polres Natuna sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pengendalian penggunaan senjata api dinas oleh anggota kepolisian.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh senjata api yang dipinjam pakaikan kepada personel berada dalam kondisi baik, lengkap, serta sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Natuna secara langsung memeriksa kelengkapan administrasi pemegang senjata api, kondisi fisik senjata, jumlah amunisi, hingga kesiapan personel yang memegang senjata api dinas.
Kapolres Natuna menegaskan bahwa senjata api merupakan perlengkapan khusus yang penggunaannya diatur secara ketat. Oleh karena itu, setiap anggota yang memegang senjata api wajib memahami aturan serta prosedur penggunaannya.
“Pengecekan ini merupakan langkah pengawasan sekaligus pengendalian agar penggunaan senjata api oleh personel benar-benar sesuai dengan ketentuan serta tidak disalahgunakan. Disiplin dan tanggung jawab dalam penggunaan senjata api sangat penting untuk menjaga profesionalisme Polri,” ujar Kapolres Natuna.
Selain itu, kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar selalu merawat senjata api dinas dengan baik sehingga tetap dalam kondisi siap digunakan saat bertugas.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap profesional serta mengutamakan keamanan dan keselamatan dalam setiap penggunaan senjata api dinas.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel Polres Natuna dapat meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas guna memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat secara optimal. MK-nang
Redaktur: Munawir Sani
