Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Natuna, Ilham Kauli, saat dikonfirmasi sesaat sebelum pelepasan peserta karnaval budaya dalam rangka memeriahkan HUT kabupaten Natuna ke 27, Minggu (11/10/2026). (f: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna dibawah pimpinan Cen Sui Lan-Jarmin, terus berbenah untuk kemajuan Natuna kedepan, tak terkecuali di sektor pendidikan.
Pemkab Natuna melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) membuat gebrakan baru demi masa depan pendidikan yang lebih baik.
Kepala Disdikbud Natuna, Ilham Kauli, mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan langkah untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Salah satu gagasannya yaitu meluncurkan program MENJELING (Monitoring Evaluasi Jumat Keliling) yang direncanakan berlangsung setiap Jumat.
Dikatakannya, program ini disiapkan sebagai sarana mengevaluasi kinerja internal Disdikbud sekaligus memantau kondisi pendidikan di sekolah.
Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan tema dan kebutuhan, baik melalui pertemuan daring, evaluasi administrasi, maupun kunjungan langsung ke sekolah tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Ilham mengatakan, setelah menerima amanah sebagai kepala dinas dari Bupati Cen Sui Lan, ia ingin segera membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan masukan terkait persoalan pendidikan di Natuna.
”Salah satu langkah kita yaitu melakukan roadshow ke sejumlah kecamatan. Kegiatan tersebut akan diisi dengan diskusi bersama pihak terkait guna menyerap aspirasi dan mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi,”ujar Ilham, saat dikonfirmasi awak media ini, Minggu (11/10/2026).
Dalam upaya tersebut, Ilham akan menyampaikan visi pendidikan bermutu untuk Natuna yang selaras dengan arah pembangunan daerah.
”Ya, kita sampaikan bagaimana visi bupati Natuna untuk pendidikan yang bermutu kedepannya, selaras juga dengan visi menteri pendidikan dasar,”timpalnya.
Menurutnya, melalui program MENJELING ini, diharapkan dapat membuka ruang evaluasi lebih luas, sehingga berbagai komponen pendidikan bisa memberikan masukan sekaligus menyampaikan gambaran nyata mengenai kondisi yang dihadapi.
Pemantauan juga dapat dilakukan dengan mendatangi sekolah secara langsung tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Langkah itu diharapkan menjadi kesempatan untuk melihat kondisi sekolah sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah dan aman bagi anak-anak.
Ilham menegaskan, pelaksanaan MENJELING tidak selalu harus dilakukan melalui kunjungan lapangan. Evaluasi dapat pula berfokus pada administrasi, kinerja internal, serta penguatan komunikasi dan koordinasi, baik di lingkungan Disdikbud maupun dengan pihak eksternal.
Hasil monitoring dan evaluasi tersebut nantinya akan menjadi bahan laporan kepada Bupati Natuna sebagai dasar untuk memberikan masukan dalam menentukan arah kebijakan.
Melalui program ini, Disdikbud Natuna berharap seluruh unsur pendidikan dapat terlibat aktif dalam proses evaluasi dan perbaikan, sehingga upaya mewujudkan pendidikan bermutu di Natuna dapat berjalan lebih terarah. MK-nang
Redaktur : Munawir Sani
