b70d0578-74a9-41b0-9090-4ab0539fe145

Proses evakuasi bicak korban tenggelam di perairan pantai piwang, Natuna, Kamis (14/5/2026). (Foto: nang)

NATUNA (marwahkepri.com) – Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di perairan Pantai Piwang, Kabupaten Natuna, Kamis (14/5/2026) sore.
‎
‎Salah seorang korban MOF (8) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif selama kurang lebih satu jam.
‎
‎Peristiwa nahas tersebut bermula saat enam anak bermain di kawasan pantai. Warga yang sedang berolahraga di sekitar lokasi kemudian melihat beberapa anak tenggelam dan langsung meminta pertolongan.
‎
‎Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 13.50 WIB dan langsung mengerahkan tim rescue menuju lokasi yang berada sekitar 2,68 nautical mile dari Kantor SAR Natuna.
‎
‎“Begitu menerima laporan, tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban dilaporkan tenggelam hingga sepanjang bibir pantai,” ujar Abdul Rahman.
‎
‎Dari enam anak yang tenggelam, tiga orang berhasil diselamatkan warga dalam kondisi selamat, yakni A, F, dan Z. Sementara satu korban lainnya, Radit, berhasil dievakuasi dalam kondisi lemah.
‎
Sedangkan dua korban lainnya, R dan MOF, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. MOF ditemukan tim gabungan pada pukul 14.41 WIB.
‎
‎Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Natuna, Lanal Ranai, BPBD Natuna, TNI-Polri, serta masyarakat setempat.
‎
‎Tim menggunakan peralatan pencarian seperti LCR, perlengkapan selam, dan alat keselamatan lainnya.
‎
Abdul Rahman mengapresiasi gerak cepat seluruh unsur gabungan dan masyarakat yang ikut membantu proses pencarian korban.
‎
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di kawasan pantai maupun tempat wisata perairan.
‎
“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di laut maupun tempat wisata. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya. MK-nang

Baca Juga:  Kepala BGN Jelaskan Pengadaan Semir dan Sikat Sepatu Senilai Rp 1,5 Miliar

Redaktur: Munawir Sani