Massa buruh mengenakan kaus desain Prabowo saat peringatan May Day 2026 di Monas Jakarta

Ribuan buruh menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monas dengan mengenakan kaus bertema khusus yang disebut dirancang Presiden RI Prabowo Subianto. (f: detik.com)

JAKARTA (marwahkepri.com) — Ribuan buruh dari berbagai organisasi serikat pekerja memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Kamis (1/5). Massa aksi terlihat kompak mengenakan kaus bertuliskan “May Day 2026” yang disebut merupakan desain langsung Presiden RI Prabowo Subianto.

Kaus tersebut menampilkan siluet sejumlah pekerja dengan tangan mengepal berwarna biru serta tulisan “Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami” dengan aksen merah. Selain kaus, massa buruh juga tampak membawa payung dengan desain serupa untuk melindungi diri dari terik matahari selama kegiatan berlangsung.

Sebagian peserta turut mengenakan atribut organisasi serikat maupun identitas perusahaan tempat mereka bekerja. Ada pula peserta yang memakai kaus merah putih bertuliskan “May Day” dengan logo tangan mengepal di bagian depan serta ilustrasi burung garuda mengenakan atribut pekerja sambil membawa palu dan obeng di bagian belakang.

Salah seorang peserta May Day, Ipah Hanifah, mengatakan kaus tersebut dibagikan panitia agar seluruh peserta terlihat kompak selama peringatan Hari Buruh berlangsung.

“Iya dikasih panitia biar kompakan,” ujarnya.

Ipah juga menyebut kaus itu merupakan desain dari Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban, membenarkan bahwa kaus bertuliskan “May Day 2026” tanpa logo serikat buruh memang dirancang langsung oleh Presiden.

“Semua kaus buruh yang tidak ada logo serikat buruhnya adalah desain Pak Presiden,” kata Elly.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan bahwa Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap persiapan May Day sejak awal Maret 2026.

Menurut Andi Gani, Presiden bahkan beberapa kali melakukan diskusi mengenai desain kaus dan meminta kualitas bahan terbaik agar nyaman dipakai para buruh saat berkegiatan di area terbuka Monas.

“Beliau minta yang terbaik, kausnya jangan yang bikin panas,” ujar Andi Gani.

Prabowo juga disebut meminta agar ilustrasi pekerja perempuan ditampilkan lebih banyak dalam desain kaus May Day 2026. Selain itu, Presiden turut menggagas pembagian payung untuk para peserta aksi agar tidak kepanasan selama mengikuti kegiatan.

Andi Gani menegaskan seluruh pengadaan kaus dan payung tersebut tidak menggunakan anggaran negara. Ia menyebut perhatian Presiden terhadap detail kebutuhan buruh dilakukan agar para pekerja merasa nyaman dan dihargai saat memperingati Hari Buruh Internasional. MK-dtc

Redaktur : Munawir Sani