Banjir Rob Landa Tanjungpinang Lagi, Masyarakat Dihimbau Waspada
Banjir pesisir (ROB) kembali menggenangi sejumlah wilayah di Kota Tanjungpinang pada Rabu (7/1/2026). (Foto: YR)
TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Banjir pesisir (ROB) kembali menggenangi sejumlah wilayah di Kota Tanjungpinang pada Rabu (7/1/2026), mulai sekitar pukul 11.30 WIB, seiring terjadinya pasang maksimum air laut. Hingga update terakhir pukul 15.18 WIB, genangan air laut masih terpantau di beberapa kawasan pesisir dan permukiman warga.
Berdasarkan data pemantauan lapangan BPBD Kota Tanjungpinang, wilayah yang terdampak genangan banjir ROB meliputi Pesisir Kelurahan Melayu Kota Piring, Kelurahan Penyengat, Kelurahan Tanjung Unggat, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Sultan Mahmud, Kawasan Kosgoro (seberang Gang Akasia), Kelurahan Kemboja, Kampung Bulang, Jalan Rawasari, Jalan Daeng Celak, Pesisir Kampung Madong, Jalan Usman Harun Teluk Keriting, Pesisir dan kawasan Vihara Senggarang, Kelurahan Tanjungpinang Timur, Jalan Cemara Kelurahan Tanjung Unggat, Jalan Sri Payung Kelurahan Tanjung Unggat, Gang Suka Berenang, Jalan Akasia, Jalan Ir. Sutami, Pantai Impian, Plantar II, Kelurahan Tanjungpinang Kota, Jalan Gambir Kecamatan Tanjungpinang Kota, Perumahan Taman Sari Kelurahan Sei Jang, Kampung Kolam Kelurahan Sei Jang, Jalan Bhayangkara Gang Nipah, serta Jalan M.T. Haryono Gang Suka Nusa.
Genangan air laut dilaporkan masuk ke ruas-ruas jalan dan permukiman pesisir. Di beberapa lokasi, air bahkan telah menggenangi teras, dapur, hingga ruang tengah rumah warga, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Tanjungpinang sejak siang hari terus melakukan pemantauan, penyampaian imbauan kepada warga, serta penanganan awal di lokasi terdampak. Petugas juga bersiaga untuk membantu evakuasi ringan, penyedotan air, serta pembersihan rumah warga setelah air laut mulai surut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tanjungpinang, Muhammad Yamin menjelaskan bahwa kondisi banjir ROB yang terjadi masih berkaitan dengan fenomena pasang maksimum air laut.
“Sejak pukul 11.30 WIB, kami melakukan pemantauan intensif di wilayah pesisir. Hingga update pukul 15.18 WIB, genangan air masih terjadi di sejumlah titik, dan petugas BPBD bersama TRC tetap berada di lapangan,” ujar Muhammad Yamin.
Ia menegaskan bahwa BPBD siap memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak.
“BPBD Kota Tanjungpinang siap membantu warga, termasuk melakukan penyedotan air yang masuk ke rumah-rumah menggunakan mesin pompa air setelah air laut surut, serta membantu pembersihan lingkungan dari sisa genangan dan sampah yang terbawa air laut,” jelasnya.
Muhammad Yamin juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kondisi darurat.
“Kami mengimbau masyarakat pesisir agar tetap siaga, mengamankan barang-barang berharga, serta segera melapor ke BPBD apabila membutuhkan bantuan. Masyarakat dapat menghubungi HOTLINE BPBD Kota Tanjungpinang di nomor 0771-20949 untuk layanan tanggap darurat selama banjir ROB. Posko BPBD tetap siaga 24 jam untuk merespons laporan masyarakat,” tutupnya.
BPBD Kota Tanjungpinang mengingatkan bahwa potensi banjir ROB masih dapat terjadi seiring pasang laut maksimum. Masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi dari BMKG serta Pemerintah Kota Tanjungpinang. MK-YR
Redaktur: Munawir Sani
