Pariwisata Kepri Bergairah Lagi, Kunjungan Wisatawan Nusantara Diproyeksikan Tembus 4 Juta Perjalanan di 2025

jkukl

Sejumlah wisatawan berlibur di kawasan Pantai Trikora, Bintan. (Foto: kepriprov)

BATAM (marwahkepri.com) — Jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir Desember 2025, total perjalanan wisnus diperkirakan mencapai 4 juta kunjungan, menjadi capaian tertinggi sejak pandemi COVID-19.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau yang dirilis pada Senin (5/1/2025) mencatat, jumlah perjalanan wisnus sepanjang Januari hingga November 2025 mencapai 3.916.176 kunjungan. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak 2020.

Sebagai perbandingan, kunjungan wisnus ke Kepri pada periode yang sama tahun 2024 tercatat 3.132.953 kunjungan, tahun 2023 sebanyak 2.009.954 kunjungan, dan tahun 2021 hanya 713.425 kunjungan. Bahkan pada 2020, kunjungan turun drastis menjadi 650.886 perjalanan akibat pandemi. Sementara sebelum pandemi, pada 2019, kunjungan wisnus ke Kepri tercatat melampaui 4 juta perjalanan.

“Artinya, perjalanan wisatawan nusantara periode Januari hingga November 2025 meningkat sekitar 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Ini berkat kerja sama semua pihak,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, Rabu (7/1/2025).

Secara bulanan, BPS mencatat kunjungan wisnus ke Kepri pada November 2025 mencapai 370.362 perjalanan, naik 25 persen dibandingkan November 2024. Lonjakan kunjungan juga terlihat konsisten setiap tahun pada momen Idulfitri, khususnya pada April dan Mei.

“Pada Idulfitri April 2025 lalu, lonjakan kunjungan wisnus cukup tajam dibandingkan bulan-bulan biasa,” ujar Hasan.

Berdasarkan data moda transportasi, kunjungan wisatawan nusantara ke Kepri masih didominasi angkutan laut domestik. Pada November 2025, angkutan laut mencatat sekitar 750 ribu penumpang, jauh lebih tinggi dibandingkan angkutan udara domestik yang hanya mencapai 330 ribu penumpang.

Hasan menyebut, capaian tersebut telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepri 2025 sebesar 3,5 juta kunjungan.

“Kami memproyeksikan hingga Desember 2025, jumlah wisatawan nusantara bisa mencapai 4,3 juta perjalanan. Ini kenaikan yang luar biasa,” katanya.

Meski demikian, Hasan mengakui distribusi kunjungan wisnus masih terkonsentrasi di Batam, Tanjungpinang, Karimun, dan Bintan. Sementara itu, Anambas dan Natuna masih menghadapi tantangan pengembangan.

“Terutama dari sisi infrastruktur dan akses transportasi yang masih terbatas. Ini menjadi pekerjaan rumah ke depan,” tutup Hasan. MK-mun

Redaktur: Munawir Sani