Hari Ketiga Pencarian Nelayan yang Hilang di Perairan Berakit Masih Nihil
Tim SAR gabungan kembali melanjutkan Operasi SAR hari ketiga terhadap seorang warga bernama Top (50) yang dilaporkan hilang saat mencari ketam bakau di kawasan hutan mangrove Perairan Berakit, Kabupaten Bintan, Kamis (8/1/2026). (Foto: SAR Tanjungpinang)
BINTAN (marwahkepri.com) — Tim SAR gabungan kembali melanjutkan Operasi SAR hari ketiga terhadap seorang warga bernama TOP (50) yang dilaporkan hilang saat mencari ketam bakau di kawasan hutan mangrove Perairan Berakit, Kabupaten Bintan, pada Senin, 5 Januari 2026 lalu.
Memasuki hari ketiga pencarian, Kamis (8/1/2026), upaya tim SAR difokuskan pada penyisiran tepi hutan bakau di sekitar lokasi terakhir korban diketahui beraktivitas. Namun hingga sore hari, hasil pencarian masih nihil dan korban belum berhasil ditemukan.
Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari Basarnas Tanjungpinang, BPBD Provinsi Kepulauan Riau, BPBD Kabupaten Bintan, TNI/Polri, Tagana, KPLP Tanjung Uban, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bintan, serta mendapat dukungan aktif dari nelayan setempat yang turut membantu pencarian di wilayah perairan dan mangrove.
Koordinasi lintas instansi terus dilakukan secara intensif guna menyesuaikan pola pencarian dengan kondisi lapangan, termasuk memperhitungkan pasang surut air laut serta karakteristik kawasan mangrove yang cukup rapat dan menyulitkan akses.
Tim SAR memastikan operasi pencarian akan dilanjutkan pada Jumat, 9 Januari 2026, dengan evaluasi strategi pencarian agar upaya evakuasi dapat berjalan lebih efektif dan maksimal.
Pihak keluarga korban berharap pencarian membuahkan hasil dan meminta doa serta dukungan masyarakat agar korban segera ditemukan. MK-YR
Redaktur: Munawir Sani
