IFRAME SYNC

Jadi Pintu Masuk Utama Ketiga Wisman, Kepri Episentrum Pariwisata Indonesia

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kepulauan Riau (Kepri), Guntur Sakti. (Foto: mun)

BATAM (marwahkepri.com) – Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kepulauan Riau (Kepri), Guntur Sakti, menjelaskan bahwa sebanyak 20 persen wisatawan mancanegara (wisman) yang mengunjungi Indonesia masuk melalui Kepri, menjadikannya sebagai pintu masuk utama ketiga setelah Bali dan Jakarta.

Guntur mengatakan bahwa keunggulan Kepri terletak pada fakta bahwa provinsi tersebut adalah daerah perbatasan yang dekat dengan Singapura dan Malaysia, baik dari segi jarak, budaya, bahasa, maupun religi.

“Provinsi Kepri yang memiliki 2.408 pulau, dengan 300 lebih berpenghuni dan 22 di antaranya merupakan pulau terluar, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan,” katanya, Rabu (15/5/2024).

Dengan potensi pariwisata yang luar biasa dari segi alam dan budayanya, Kepri menjadi satu-satunya provinsi di kawasan perbatasan sekaligus pintu masuk utama wisatawan mancanegara di Indonesia.

“Budaya, alam, dan ciptaan manusia menjadi daya tarik utama kunjungan wisatawan ke Indonesia, dan semua komponen tersebut ada di Kepri sebagai episentrum Kerajaan Riau-Johor-Lingga pada masa lalu,” tambahnya.

Untuk tahun 2024, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri menetapkan target kunjungan wisman di empat kabupaten/kota, yaitu Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Karimun. Keempat daerah tersebut merupakan pintu masuk utama kunjungan wisman di Kepri.

Target kunjungan wisman yang ditetapkan adalah sebanyak 2,3 juta kunjungan wisman untuk Kota Batam, 500 ribu kunjungan wisman untuk Bintan, dan masing-masing 100 ribu kunjungan wisman untuk Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Karimun.

Target-target ini mencerminkan upaya Dispar Kepri untuk mengembangkan potensi pariwisata di berbagai daerah di provinsi tersebut. MK-mun

Redaktur: Munawir Sani

IFRAME SYNC
-
mgid.com, 846953, DIRECT, d4c29acad76ce94f