Sri Mulyani Fokus pada Tugas Menteri Keuangan, Enggan Bahas Sinkronisasi dengan Presiden Baru

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (F: Bareksa)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa ia tidak akan membahas sinkronisasi pemerintahan dengan presiden berikutnya.

Dalam pernyataannya di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (19/3), Sri Mulyani, atau yang akrab disapa Ani, menyatakan bahwa fokusnya adalah mengerjakan tugas sebagai menteri keuangan dan menyerahkan masalah tersebut kepada Presiden Jokowi.

“Saya serahkan kepada Bapak Presiden. Saya akan fokus pada urusan APBN,” kata Ani.

Meskipun demikian, Sri Mulyani mengakui bahwa sinkronisasi pemerintahan adalah hal yang tak terhindarkan. Menurutnya, pembahasan antara pemerintahan Jokowi dengan presiden berikutnya harus dilakukan.

Dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi, Sri Mulyani mengatakan bahwa ia menerima beberapa arahan terkait transisi kepemimpinan ke presiden baru.

“Saya menerima arahan tentang bagaimana menavigasi situasi saat ini, terutama dalam kondisi transisi agar berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Meskipun demikian, Sri Mulyani menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut mengenai arahan Jokowi terkait transisi pemerintahan.

Sebelumnya, Indonesia telah menggelar Pemilu Serentak 2024, termasuk pemilihan presiden dan wakil presiden yang diikuti oleh tiga pasangan calon. Meskipun quick count dari beberapa lembaga menunjukkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul, hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan diumumkan pada 20 Maret 2024.(Mk/cnn)

 

Redaktur: Munawir Sani

 

-
mgid.com, 846953, DIRECT, d4c29acad76ce94f