Anggaran Bansos Naik Rp 20,5 Triliun menjadi Rp 493,5 Triliun di Tahun Pemilu 2024

Sri Mulyani

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani.(foto:int)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Alokasi dana bantuan sosial (bansos) mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp20,5 triliun, mencapai total Rp493,5 triliun pada tahun 2024, yang juga merupakan tahun pemilu.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa peningkatan ini bukan inisiatif pemerintah semata, melainkan hasil persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Pernyataan ini disampaikannya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta pada Selasa (30/1).

Sri Mulyani menekankan bahwa bansos merupakan bagian dari program Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Jadi, kalau pemerintah menggunakan APBN, itu adalah uang APBN di mana sumber dan penggunaannya dibahas dan disetujui oleh DPR,” ungkapnya, dikutip dari CNN, Rabu, 32 Januari 2024.

Sri Mulyani juga menyatakan bahwa APBN akan terus berfungsi sebagai penyerap guncangan ekonomi untuk melindungi masyarakat, baik dari risiko perlambatan ekonomi global maupun situasi ekonomi domestik.

Bansos, sebagai salah satu bentuk intervensi APBN, bertujuan menjaga daya beli masyarakat terutama di tengah volatilitas harga pangan yang tidak stabil.

Ia menegaskan bahwa upaya intervensi APBN tidak hanya melibatkan bansos, tetapi juga mencakup anggaran ketahanan pangan. Pada tahun 2023, anggaran ketahanan pangan mencapai Rp104,2 triliun, dan pada tahun ini meningkat menjadi Rp114,3 triliun.

Ini termasuk program-program untuk meningkatkan ketahanan produksi, pertanian, infrastruktur pertanian, dan pengembangan sentra produksi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian RI Air Langga Hartanto,  menepis tudingan yang menyebut penyaluran program bantuan sosial (bansos) menjadi alat politik untuk Pemilu 2024.

Hal ini disampaikan Airlangga saat menyalurkan program bantuan pangan kepada masyarakat di Kabupaten Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat, beberapa minggu yang lalu.

“seperti tadi saya katakan ini adalah program pemerintah, sekali lagi program bansos adalah program pemerintah, diputuskan di dalam rapat kabinet, dan program bansos ini sudah berjalan sejak Covid-19,” kata Airlangga di lokasi.(*)

Redaktur : Munawir Sani

-
mgid.com, 846953, DIRECT, d4c29acad76ce94f