NASA Siap Luncurkan Misi Berawak ke Bulan Pertama dalam 50 Tahun
Luar angkasa. (F: Ist)
JAKARTA (marwahkepri.com) – NASA semakin dekat mengirimkan kembali manusia ke Bulan untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad. Badan antariksa Amerika Serikat itu menargetkan peluncuran misi Artemis II paling cepat pada minggu pertama Februari, menandai tonggak penting dalam program eksplorasi Bulan generasi terbaru.
Sebagai bagian dari persiapan akhir, roket raksasa Space Launch System (SLS) bersama kapsul antariksa Orion telah dipindahkan dari Gedung Perakitan menuju landasan peluncuran di Kennedy Space Center, Cape Canaveral, Florida. Perjalanan tersebut memakan waktu sekitar 11,5 jam hingga roket tiba di Kompleks Peluncuran 36B.
NASA menyebutkan bahwa dalam beberapa hari ke depan, para insinyur dan teknisi akan menjalankan serangkaian uji coba penting, termasuk gladi bersih peluncuran, pengisian bahan bakar kriogenik, serta simulasi prosedur hitung mundur. Uji ini menjadi tahapan krusial sebelum misi berawak pertama Artemis benar-benar diluncurkan.
Misi Artemis II dijadwalkan berlangsung sekitar 10 hari. Empat astronot akan mengorbit dan melintasi sisi terjauh Bulan tanpa melakukan pendaratan. Tujuan utama misi ini adalah menguji sistem Orion, termasuk pendukung kehidupan, propulsi, navigasi, dan daya, sekaligus mengumpulkan data medis kru selama berada di ruang angkasa jauh.
Jika semua sistem dinyatakan siap dan kondisi orbit Bulan mendukung, NASA membuka sejumlah jendela peluncuran. Peluang terdekat tersedia pada 6, 7, 8, 10, dan 11 Februari, disusul opsi pada Maret dan April. Posisi Bulan menjadi faktor penentu karena hanya tersedia waktu terbatas setiap bulan untuk peluncuran.
Empat kru Artemis II terdiri dari Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, serta Christina Koch dan astronot Kanada Jeremy Hansen sebagai spesialis misi. Mereka diperkirakan akan menempuh jarak lebih jauh dari rekor manusia sebelumnya yang dicapai oleh Apollo 13.
Meski menjadi tonggak besar, Artemis II tidak mencakup pendaratan di Bulan. Pendaratan manusia direncanakan pada misi Artemis III, yang menurut NASA tidak akan dilakukan sebelum 2027, dengan banyak pihak memperkirakan waktu paling realistis adalah 2028.
Dalam jangka panjang, NASA menargetkan pembangunan kehadiran manusia berkelanjutan di Bulan. Misi lanjutan Artemis IV dan V akan mulai membangun Gateway, stasiun luar angkasa kecil yang mengorbit Bulan, sekaligus membuka jalan bagi kolaborasi internasional dan eksplorasi lebih luas di permukaan Bulan, khususnya di wilayah kutub selatan. MK-mun
Redaktur : Munawir Sani
