Viral Video Juru Parkir Tolak Pembayaran QRIS di Batam

vdbvdb

Cuplikan video juru parkir (jukir) yang menolak pembayaran parkir melalui QRIS. (Foto: Tiktok Batam Trends)

BATAM (marwahkepri.com) – Sebuah video percakapan antara juru parkir (jukir) dan pengguna jasa parkir viral di media sosial. Dalam video tersebut, juru parkir secara terang-terangan menolak pembayaran parkir non tunai menggunakan QRIS, yang memicu beragam reaksi warganet.

Dilihat dari akun TikTok Batam Trends, Rabu (14/1/2026), video itu memperlihatkan seorang pengguna jasa parkir yang telah melakukan pembayaran parkir secara non tunai. Namun, juru parkir justru menyarankan agar ke depannya pembayaran tidak dilakukan menggunakan QRIS.

“Abang QRIS ya,” ucap juru parkir dalam video tersebut.

Setelah mengetahui pembayaran dilakukan secara non tunai, juru parkir meminta agar metode tersebut tidak digunakan lagi di kemudian hari. Ia beralasan uang parkir non tunai masuk ke pemerintah dan tidak jelas alirannya.

“Maunya tak apa, lain kali tak usah. Masalahnya uangnya ke pemerintah, tak tahu ke mana uangnya,” kata juru parkir.

Pernyataan tersebut langsung dibantah oleh pengguna jasa parkir. Ia menilai pembayaran non tunai justru lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemerintah lebih jelas. Nggak bisa gitu,” jawab pengguna parkir.

Dalam lanjutan percakapan, juru parkir kembali menyarankan agar pembayaran dilakukan secara tunai. Menurutnya, pembayaran non tunai dapat berdampak pada kewajiban setoran parkir yang harus dipenuhinya.

“Lebih baik abang tak ada uang cash, saya nggak bakal minta QRIS. Nanti setoran saya dihilangkan,” ujar juru parkir dalam rekaman video tersebut.

Hingga kini, video tersebut terus beredar luas di media sosial dan memunculkan perdebatan mengenai penerapan sistem pembayaran non tunai parkir serta pengelolaan retribusi parkir oleh pemerintah daerah. MK-mun

Redaktur: Munawir Sani