Pasukan Israel Tembak Mati 3 Warga Palestina di Khan Younis

374e7d27-dfc8-429c-94f4-6f81a6180f3f_169

Aplikasi buatan Israel sangat populer di dunia, termasuk Indonesia. AFP PHOTO / THOMAS COEX

GAZA SELATAN(marwahkepri.com) – Tiga warga Palestina dilaporkan tewas akibat tembakan pasukan Israel dalam sejumlah insiden terpisah di wilayah Khan Younis, Gaza selatan, pada Minggu (4/1/2026). Otoritas kesehatan setempat menyebutkan, korban terdiri dari seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun, seorang nelayan, serta seorang pria dewasa yang ditembak di bagian timur kota.

Menurut laporan otoritas kesehatan Gaza, remaja tersebut tewas akibat tembakan di area permukiman Khan Younis. Sementara itu, seorang nelayan ditembak saat berada di luar wilayah Gaza yang masih berada di bawah pendudukan Israel. Korban ketiga dilaporkan ditembak mati di kawasan timur Khan Younis yang berada dalam kendali militer Israel.

Hingga berita ini disampaikan, militer Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden penembakan tersebut. Namun, Israel diketahui masih terus melancarkan serangan udara secara berkala sejak gencatan senjata mulai diberlakukan pada Oktober lalu.

Israel menyatakan bahwa serangan-serangan tersebut dilakukan untuk mencegah ancaman keamanan serta menghancurkan infrastruktur kelompok bersenjata Palestina. Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sedikitnya 420 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata dimulai, sementara serangan kelompok bersenjata Palestina disebut telah menewaskan tiga tentara Israel.

Situasi gencatan senjata dinilai rapuh, dengan Israel dan Hamas saling menuding telah melanggar kesepakatan yang dimediasi oleh Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Dalam tahap awal kesepakatan tersebut, Israel masih menguasai sekitar 53 persen wilayah Gaza, termasuk area strategis.

Tahapan awal gencatan senjata juga mencakup pembebasan sandera Israel yang ditahan di Gaza serta pembebasan warga Palestina yang ditahan oleh Israel. Hingga kini, sandera terakhir yang belum diserahkan adalah jenazah seorang polisi Israel yang tewas dalam serangan 7 Oktober 2023.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa total korban tewas akibat serangan militer Israel sejak konflik pecah telah melampaui 71.000 jiwa. Serangan tersebut memicu tuduhan genosida dan kejahatan perang di tingkat internasional, tudingan yang secara tegas dibantah oleh pemerintah Israel. MK-cnn

Redaktur : Munawir Sani