China Ekspor Jutaan Mobil, Berikut Urutan Daftar Utama

deretan-mobil-menunggu-dimuat-ke-kapal-untuk-diekspor-di_230615001559-378

Deretan mobil menunggu dimuat ke kapal untuk diekspor di Pelabuhan Yantai di Provinsi Shangdong, China timur, pada 9 Mei 2023. China menjadi eksportir mobil nomor satu dunia. (f: xinhua)

JAKARTA (marwahkepri.com) – China terus memperluas dominasinya di pasar otomotif global. Sepanjang 2025, Negeri Tirai Bambu mencatatkan ekspor mobil sebanyak 8,32 juta unit, melonjak sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, mobil energi baru menyumbang 3,43 juta unit atau meningkat tajam hingga 70 persen dibandingkan 2024.

Data China Passenger Car Association (CPCA) yang dikutip Car News China menunjukkan, Meksiko menjadi negara tujuan ekspor mobil China terbesar dengan total 625.187 unit. Posisi berikutnya ditempati Rusia dan Uni Emirat Arab, disusul Inggris dan Brasil. Dari kawasan Asia Tenggara, hanya Filipina yang berhasil menembus 10 besar negara pengimpor mobil China secara keseluruhan.

Indonesia sendiri belum masuk dalam daftar 10 besar importir mobil China. Negara-negara ASEAN lain seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia juga belum tercatat dalam daftar tersebut.

Meski demikian, situasinya berbeda jika melihat khusus segmen mobil energi baru. Indonesia justru masuk jajaran 10 besar negara pengimpor mobil energi baru dari China pada 2025. Tercatat sebanyak 126.536 unit mobil energi baru asal China masuk ke Indonesia, menempatkannya di peringkat kesembilan dunia.

Jumlah tersebut masih berada di bawah Thailand yang berada di posisi ketujuh dengan 151.633 unit. Sementara Belgia menjadi importir terbesar mobil energi baru dari China dengan total 284.921 unit, disusul Inggris dan Meksiko.

Secara global, ekspor mobil China masih didominasi kendaraan bermesin konvensional dengan kontribusi sekitar 43 persen. Namun, mobil listrik terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dan menyumbang 28 persen dari total ekspor mobil China, diikuti kendaraan plug-in hybrid dan hybrid. MK-mun

Redaktur : Munawir Sani