Warga Kabil Usulkan Peningkatan Infrastruktur hingga Pemberdayaan Masyarakat, Ini Kata Sekda

gfh

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa di Fasum RW 12 Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Rabu (21/1/2025) malam. (Foto: MC Batam)

BATAM (marwahkepri.com) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa di Fasum RW 12 Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Rabu (21/1/2025) malam.

Dalam Musrenbang tersebut, Firmansyah menerima langsung berbagai usulan pembangunan dari masyarakat yang akan menjadi bahan perencanaan pembangunan 2027 mendatang.

Firmansyah menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan momen penting untuk memastikan arah kebijakan pembangunan benar-benar berangkat dari aspirasi masyarakat. Hal tersebut juga menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada warga.

“Musrenbang ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan harapannya. Ini merupakan pesan langsung dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota agar setiap kebijakan pembangunan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam berkomitmen menindaklanjuti setiap aspirasi secara transparan dan bertanggung jawab, dengan tetap memperhatikan skala prioritas pembangunan serta kemampuan keuangan daerah. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menyampaikan usulan yang terarah, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Seluruh tahapan perencanaan ini kita lalui untuk menyaring dan menetapkan prioritas pembangunan. Mulai dari pra-Musrenbang, Musrenbang kelurahan, Musrenbang kecamatan, hingga Musrenbang tingkat kota,” jelas Firmansyah.

Dalam forum tersebut, warga menyampaikan berbagai usulan, mulai dari peningkatan infrastruktur lingkungan, penyediaan fasilitas umum, penguatan pelayanan dasar, hingga pengembangan program pemberdayaan masyarakat. Seluruh masukan tersebut akan dihimpun dan dikaji agar selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kota Batam.

Atas nama Pemerintah Kota Batam, Firmansyah juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah aktif berpartisipasi dalam proses perencanaan pembangunan.

“Capaian pembangunan tidak terlepas dari peran serta masyarakat. Partisipasi melalui Musrenbang menjadi kunci agar pembangunan Batam benar-benar menjawab kebutuhan warga,” pungkasnya.

Musrenbang ini dihadiri anggota DPRD Kota Batam, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Camat Nongsa, Lurah Kabil, perangkat daerah terkait, tokoh masyarakat, ketua RT dan RW, serta warga setempat. MK-mun

Redaktur: Munawir Sani