Diduga Ada Oknum Calo Penerimaan Polri, Tokoh Pemuda Lingga Desak Polres Usut Tuntas

IMG-20260103-WA0002

LINGGA – Tokoh Pemuda Lingga, Yusri Mandala, mendesak Polres Lingga untuk mengusut tuntas dugaan praktik percaloan dalam proses rekrutmen anggota Polri di wilayah tersebut. Ia menilai keberadaan calo bukan saja merugikan masyarakat, tetapi juga mencederai prinsip transparansi dan merusak citra institusi kepolisian.

Yusri menyebut informasi mengenai praktik calo rekrutmen Polri telah ramai beredar di masyarakat. Ia menegaskan, jika benar terjadi, perbuatan tersebut merupakan tindak pidana murni yang semestinya dapat diproses tanpa harus menunggu adanya laporan resmi.

“Kami mendapatkan informasi bahwa sudah ada laporan masuk ke Polres terkait dugaan calo rekrutmen Polri. Karena itu, kami meminta kepolisian mengusut tuntas kasus ini serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” ujarnya, Jumat (02/01/2026).

Ia menekankan bahwa penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya dan diselenggarakan secara terbuka serta akuntabel. Praktik oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang, kata dia, bukan hanya menipu, tetapi juga memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat.

“Jangan sampai kepercayaan masyarakat hilang hanya karena ulah pihak-pihak yang mengatasnamakan kedekatan dengan pejabat kepolisian untuk meraup keuntungan pribadi,” tegasnya.

Yusri menambahkan, apabila aparat penegak hukum tidak mengambil langkah tegas, pihaknya siap membawa persoalan ini ke tingkat pusat.

“Jika kasus ini tidak ditindaklanjuti, kami akan menyurati Komisi III DPR RI dan Mabes Polri. Kami tidak ingin ada masyarakat yang menjadi korban,” katanya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Menurutnya, jalur resmi rekrutmen Polri telah diatur dan dapat diakses secara terbuka. (mk)