Sinergi TNI AU, BPBD, dan SAR Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Natuna
Personel Lanud Raden Sadjad bersama BPBD Natuna berpose usai apel kesiapsiagaan di Posko Kemendagri, sebagai bagian dari penguatan sinergi penanganan cuaca ekstrem di Natuna. (f: nang)
NATUNA(marwahkepri.com) — Lanud Raden Sadjad menerjunkan satu regu personel terbaik untuk mendukung kesiapsiagaan bencana akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Natuna, Sabtu (29/11/2025). Para personel bergabung dalam Posko Siaga Cuaca Ekstrem yang berlokasi di Pantai Piwang, Ranai, bersama tim lintas instansi.
Posko ini melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna, BPBD Kabupaten Natuna, serta unsur TNI-Polri sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi bencana di wilayah pesisir dan kawasan rawan. Pengerahan personel dilaksanakan atas perintah Komandan Lanud RSA, Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., melalui Kepala Dinas Operasi Lanud RSA, Dion Aridito, S.T., M.M.
Sesuai arahan Kadisops Lanud RSA, personel diberlakukan siaga penuh selama 1×24 jam dan berada di bawah komando Kabintalid Lanud RSA, Jafar Yahya, S.Pd., untuk memastikan respons cepat dalam setiap situasi kedaruratan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Natuna, Raja Darmika, S.T., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Lanud RSA dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana. Di posko, sejumlah peralatan pendukung telah disiagakan, termasuk perahu karet, rompi pelampung, serta perlengkapan evakuasi air lainnya untuk menghadapi kemungkinan banjir maupun bencana hidrometeorologi lainnya.
Kehadiran personel Lanud RSA menunjukkan implementasi nilai TNI AU AMPUH—Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis—yang mampu menyesuaikan diri dengan dinamika ancaman dan kebutuhan lapangan demi keselamatan masyarakat.
Melalui sinergi lintas instansi ini, penanganan bencana di Natuna diharapkan berlangsung lebih cepat, terkoordinasi, dan memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh warga. MK-nang
Redaktur : Munawir Sani
