Malam Pertama Gagal, Wanita di India Ajukan Cerai Tiga Hari Setelah Menikah

istockphoto-1486565390-170667a

Ilustrasi pasangan pengantin India. (Shutterstock/Ilustrasi)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Kisah rumah tangga pasangan baru menikah di Gorakhpur, India, menjadi sorotan setelah sang istri mengajukan cerai hanya tiga hari setelah pernikahan. Keputusan itu diambil setelah ia mengetahui suaminya tidak mampu menjalani hubungan suami istri karena masalah medis.

Menurut laporan NDTV, pengantin wanita baru mengetahui kondisi suaminya pada malam pertama. Pria tersebut mengakui bahwa dirinya memiliki gangguan kesehatan yang membuatnya tidak dapat menjalani hubungan pernikahan secara normal.

Pernikahan mereka berlangsung pada 28 November melalui proses perjodohan keluarga. Insiden bermula pada 1 Desember, ketika ayah mempelai wanita datang untuk menjalankan tradisi kunjungan keluarga. Saat itu, putrinya mengungkapkan kondisi suaminya, sehingga sang ayah langsung memutuskan membawanya pulang tanpa memberi tahu keluarga besan.

Beberapa hari kemudian, pertemuan antarkeluarga digelar untuk membahas persoalan tersebut. Pihak wanita menuduh keluarga pria menyembunyikan kondisi kesehatan sang suami. Mereka juga mengungkap bahwa ini bukan pernikahan pertama yang gagal. Sebelumnya, pernikahan sang pria juga kandas dalam waktu satu bulan dengan alasan serupa.

Atas kesepakatan kedua belah pihak, pengantin pria menjalani pemeriksaan di sebuah rumah sakit swasta di Gorakhpur. Hasil medis menyatakan bahwa ia tidak sehat secara reproduktif dan tidak dapat memiliki keturunan.

Meski demikian, ayah mempelai pria sempat menolak menerima hasil tersebut sehingga memicu perselisihan lebih besar. Pihak wanita akhirnya mengajukan laporan ke polisi untuk meminta pengembalian hadiah pernikahan dan biaya pesta.

Mediasi kemudian dilakukan oleh pihak kepolisian. Pada akhirnya, keluarga mempelai pria setuju mengembalikan uang sebesar 7 lakh rupee (sekitar Rp129 juta) serta seluruh hadiah pernikahan dalam waktu satu bulan. Kesepakatan itu ditandatangani di hadapan saksi keluarga.

Kapolsek Sahjanwa, Mahesh Chaubey, membenarkan laporan tersebut dan menyebut kedua pihak kini tengah menyelesaikan persoalan secara damai. MK-wlp

Redaktur : Munawir Sani