IFRAME SYNC

Tekong Kapal PMI Ilegal sekaligus Kurir Narkotika Akhirnya Ditangkap

Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Donny Alexander. (Foto: mun)

BATAM (marwahkepri.com) – Dua tekong kapal yang terlibat dalam pengangkutan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal serta membawa 2 kilogram sabu berhasil ditangkap oleh polisi di kawasan Harbour Bay, Kota Batam.

Penangkapan dilakukan oleh Tim Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kepri pada Selasa (28/5/2024) sekitar pukul 17.00 WIB, setelah para pelaku mencoba melarikan diri dan menabrak petugas.

Menurut Ditresnarkoba Polda Kepri Kombes Donny Alexander, para pelaku melakukan perlawanan saat akan ditangkap dengan mencoba melarikan diri menggunakan mobil dan menabrak petugas, menyebabkan anggota polisi terluka di bagian tangan.

“Para pelaku melakukan perlawanan dengan mencoba melarikan diri dan menabrak anggota menggunakan kendaraan roda 4 yang menyebabkan anggota terluka di bagian tangan,” ujar Kombes Donny.

Melihat perlawanan tersebut, polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara yang diabaikan oleh pelaku. Akhirnya, polisi mengambil tindakan tegas dengan menembak ban mobil pelaku untuk menghentikan laju kendaraan.

“Dilakukan tembakan peringatan terhadap pelaku namun tidak diindahkan sehingga anggota melakukan tindak tegas terukur mengenai ban mobil untuk menghentikan laju kendaraan yang digunakan oleh pelaku. Kemudian mereka diamankan,” jelas Donny.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa kedua pelaku adalah tekong kapal pengangkut PMI ilegal yang membawa 2 kilogram sabu dari Malaysia. Mereka menggunakan jalur laut menuju Pelabuhan Rakyat Tanjung Riau, Sekupang. Narkotika jenis sabu tersebut dititipkan kepada PMI yang kembali ke Indonesia dari Malaysia.

“Yang bersangkutan merupakan tekong boat Pekerja Migran Indonesia secara ilegal. Jadi selain menjemput PMI ilegal, pelaku juga menjemput 2 kg sabu,” ungkap Donny.

Setibanya di Batam, sabu yang dititipkan pada PMI tersebut diambil kembali oleh pelaku. Polisi saat ini masih melakukan pengembangan lebih lanjut terkait kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

“Saat ini masih kami lakukan pengembangan. Nanti perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” tambahnya. MK-mun

Redaktur: Munawir Sani

IFRAME SYNC
-
mgid.com, 846953, DIRECT, d4c29acad76ce94f