IFRAME SYNC

Tempoyak Durian: Sambal Fermentasi Khas Indonesia yang Lezat dan Bergizi

Marwahkepri.com – Olahan durian tidak hanya terbatas pada dodol, mochi, atau es duren. Salah satu kreasi unik dari durian adalah sambal tempoyak. Namun, apa sebenarnya tempoyak durian?

Tempoyak durian adalah salah satu sambal khas Indonesia yang bahan utamanya berasal dari daging buah durian. Sambal tempoyak ini terutama populer di daerah Palembang, Lampung, hingga Jambi.

Menurut laman UGM, tempoyak adalah hasil dari proses fermentasi sambal. Pembuatannya dimulai dengan merendam daging buah durian dalam kondisi sedikit terpapar oksigen, yakni dengan menyimpannya dalam wadah tertutup.

Garam ditambahkan ke dalam daging buah durian ini untuk membantu proses fermentasi. Jumlah garam yang digunakan memengaruhi jenis tempoyak yang dihasilkan, apakah tempoyak asin atau tempoyak asam.

Proses fermentasi biasanya berlangsung sekitar tujuh hari, tergantung pada jumlah durian yang digunakan. Setelah proses fermentasi selesai, tempoyak durian dianggap siap.

Kandungan Nutrisi Tempoyak: Setelah memahami apa itu tempoyak, penting untuk mengetahui kandungan gizi di dalamnya. Tempoyak durian tidak hanya dapat digunakan sebagai sambal, tetapi juga berbagai olahan makanan khas Melayu. Bentuknya yang menyerupai pasta membuatnya cocok sebagai pelengkap bumbu masakan.

Dari segi gizi, tempoyak ini kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi yang mengonsumsinya. Mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin C, hingga zat besi yang memberikan manfaat positif bagi tubuh.

Tidak hanya itu, tempoyak durian juga baik untuk sistem pencernaan. Proses fermentasi melibatkan bakteri asam laktat, yang dapat meningkatkan asam amino esensial.

Jadi, sekarang kita tahu apa itu tempoyak – makanan khas yang terbuat dari daging buah durian dan dapat dinikmati sebagai lauk nasi yang lezat dan bergizi.

 

IFRAME SYNC
-
mgid.com, 846953, DIRECT, d4c29acad76ce94f