IFRAME SYNC

Reformasi Kebijakan: Arab Saudi Buka Peluang Penjualan Alkohol Setelah 72 Tahun, Ini Alasannya

Arab Saudi kembali legalkan minuman beralkohol setelah 72 tahun. (f: net)

RIYADH (marwahkepri.com) Arab Saudi mengizinkan pembukaan toko alkohol pertamanya di Riyadh sebagai upaya untuk mengatasi masalah perdagangan gelap minuman keras di negara tersebut. Alkohol telah dilarang di Arab Saudi sejak 1952, tetapi kebijakan ini tidak mencegah masuknya minuman keras ke dalam negeri.

Pembukaan toko alkohol ini diumumkan setelah dilaporkan bahwa kantor kedutaan asing seringkali menjadi sumber alkohol melalui kesepakatan khusus dengan pemerintah atau penyelundupan melalui ‘kantong diplomatik’ yang tidak dapat diperiksa.

Seorang investor anonim yang bekerja di Arab Saudi menyatakan kekhawatiran terhadap situasi tersebut, mengungkapkan bahwa beberapa orang bahkan membuat bisnis sampingan dengan menjual alkohol di pasar gelap dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga normal.

“Semua orang tahu kedutaan mana yang menjual minuman keras. Beberapa dari mereka bahkan telah membuat bisnis sampingan dari minuman tersebut, menjualnya di pasar gelap dengan harga empat, lima, bahkan sepuluh kali lipat dari harga normal. Ini menjadi konyol. Pemerintah harus melakukan sesuatu,” ucapnya seperti dilansir dari CNBC.

Pemerintah Arab Saudi menanggapi situasi ini dengan menerapkan sistem pembelian alkohol yang melibatkan aplikasi bernama Diplo, harus disetujui oleh Kementerian Luar Negeri, dan dibatasi oleh kuota bulanan. Tujuan dari sistem ini adalah untuk mengatasi penyelundupan alkohol yang selama ini marak terjadi.

“Pemerintah tahu banyak alkohol berpindah dari jumlah yang diperbolehkan di kedutaan ke pasar gelap. Sekarang aplikasi ini diterapkan di mana mereka akan mendapatkan jumlah yang dialokasikan dengan pemantauan dari tempat terpusat,” ungkap seorang pengusaha asal Provinsi Khobar.

Meskipun demikian, Kementerian Luar Negeri Saudi dan Pusat Komunikasi Internasional Arab Saudi belum memberikan tanggapan resmi terkait langkah ini. MK-dtc

Redaktur : Munawir Sani

IFRAME SYNC
-
mgid.com, 846953, DIRECT, d4c29acad76ce94f