Umat Muslim India Was-was Menghadapi Pemilu 2024: Apa yang Membuat Mereka Khawatir?

Perdana Menteri India Narendra Modi. (f: net)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Peresmian Kuil Ram di kota Ayodhya oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi, memicu ketakutan di kalangan umat Muslim. Kuil tersebut, yang masih belum sepenuhnya rampung, dibangun di tempat Masjid Babri abad ke-16 yang dirobohkan oleh massa Hindu pada 1992.

Modi meresmikan kuil tersebut dalam upacara yang mendapat dukungan penuh pemerintah, dengan berbagai lembaga dan bisnis menghentikan operasional sejenak sebagai tanda penghormatan. Pasar saham tutup, kantor pemerintah beroperasi setengah hari, dan bioskop menawarkan pemutaran langsung upacara keagamaan.

Umat Muslim, yang mencapai 200 juta orang di India, merasa khawatir bahwa peristiwa ini menunjukkan ketidakpedulian pemerintah terhadap mereka. Kuil Ram di Ayodhya menjadi simbol polarisasi agama dan meningkatnya pengaruh kelompok Hindu garis keras.

Seorang jurnalis Muslim, Hussain, menyampaikan kekhawatirannya bahwa “efek bola salju” dari peristiwa Ayodhya dapat merambah ke sengketa agama lainnya di India, seperti Mathura dan Kashi. Hal ini juga meningkatkan ketegangan politik menjelang pemilu 2024.

Peningkatan polarisasi agama dapat memengaruhi keselamatan dan keamanan umat Muslim serta pengaruh politik mereka. Uttar Pradesh, yang memiliki populasi Muslim besar, menjadi kunci dalam pemilu, tetapi kelompok Muslim mungkin terpinggirkan dalam koalisi politik yang diperkirakan akan dibentuk oleh Modi dan partainya, Bharatiya Janata Party (BJP).

Sejumlah aktivis dan analis melihat langkah Modi sebagai upaya memanfaatkan rumah ibadah untuk kepentingan kampanye politik. Tahira Hasan, aktivis sosial, menyebut peresmian tersebut sebagai “gimmick menjelang pemilu” dan menilai bahwa penggunaan agama dalam politik menciptakan ketegangan dan permusuhan.

Meski umat Muslim sudah menerima keberadaan kuil tersebut, kekhawatiran tentang penyalahgunaan agama untuk tujuan politik dan meningkatnya polarisasi tetap ada di kalangan masyarakat. Pemilihan 2024 diprediksi menjadi ajang yang menguntungkan BJP, sementara ketegangan agama menjadi salah satu isu sentral dalam peta politik India. MK-cnbc

Redaktur : Munawir Sani

-
mgid.com, 846953, DIRECT, d4c29acad76ce94f