Masyarakat Seluan Dambakan Kapal Perintis, Mobilisasi Penumpang dan Hasil Pertanian

Pulau Seluan

PULAU SELUAN.(foto:FB pulau Seluan)

NATUNA (marwahkepri.com) – Seluan merupakan salah satu kecamatan baru dimekarkan di kabupaten Natuna. Karenanya masih terdapat banyak kekurangan, baik infrastruktur dasar maupun sarana pendukung lainnya.

Letak geografis Pulau Seluan terpisah lautan dengan pulau Bunguran besar. Menggunakan moda transportasi laut satu-satunya cara untuk mengakses wilayah ini.

Sayangnya, sampai sekarang belum ada kapal Pelni yang masuk ke daerah ini. Masyarakat setempat masih mengandalkan kapal kayu (pompong) sebagai alat angkut utama.

Camat Pulau Seluan, Emil Lismana, mengatakan, warga disana mengharapkan kapal Perintis atau Sabuk Nusantara dapat membuka pelayaran ke Seluan.

“Masyarakat kita sangat berharap kapal perintis bisa labuh jangkar di kecamatan pulau seluan. Padahal sudah diusulkan, tapi gak masuk,” ujar Emil Lismana kepada media ini, Minggu, 21 Januari 2024.

Menurutnya, transportasi yang digunakan masyarakat saat ini hanya pompong berkafasitas 5 GT untuk mengangkut penumpang dari Seluan menuju Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara.

Selain berisiko tinggi karena perairan Seluan dikenal ganas terutama disaat musim utara, juga tidak bisa mengangkut hasil pertanian masyarakat secara maksimal.

Dikatakannya, Pulau Seluan dikenal sebagai daerah dengan potensi pertanian menjanjikan seperti komoditi Cengkeh, Kelapa, Pisang, dan hasil bumi lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Apabila kapal perintis masuk ke Seluan, maka mobilisasi penumpang akan lebih lancar, serta hasil pertanian masyarakat kedua desa disana menjadi lebih mudah dipasarkan keluar daerah.

“Kalau ada kapal perintis masuk ke Seluan, hasil pertanian masyarakat bisa langsung diangkut ke Tanjunpinang maupun ke Kalimantan,” ungkapnya.

Emil Lismana berharap, pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan dapat membuka layanan rute baru sesuai dengan keinginan masyarakat.

“kita merupakan daerah kecamatan baru,  masih banyak kekurangan fasilitas dasar. Kita berharap pemerintah pusat bisa memberikan perhatian, apalagi di kecamatan seluan ini ada pulau perbatasan yaitu pulau Tukong Moro,” ucap Emil melalui sambungan telepon Seluler.MK-nang

Redaktur : Munawir Sani 

-
mgid.com, 846953, DIRECT, d4c29acad76ce94f