KPU Kepri Rilis Laporan Dana Kampanye, Penerimaan PKS jadi yang Terbesar

Ilustrasu kampanye. (Foto; Liputan6)

BATAM (marwahkepri.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri merilis laporan dana kampanye 18 partai politik yang berpartisipasi dalam Pemilu 2024.

PKS berhasil menduduki posisi puncak dengan total penerimaan dana kampanye mencapai Rp 52 juta, diikuti oleh PDIP sebesar Rp 32 juta dan PSI sebesar Rp 29,7 juta.

Namun, ada sejumlah partai politik yang belum melaporkan penerimaan dana kampanye mereka seperti Gerindra, Golkar, PKN, Hanura, PAN, PBB dan Demokrat. Di sisi lain, Partai Ummat menjadi partai yang menerima dana kampanye paling kecil, yakni sebesar Rp 50.000.

Komisioner KPU Kepri, Ferry Manalu, menjelaskan bahwa saat ini ke-18 partai politik peserta pemilu di tingkat provinsi telah melaporkan dana kampanye sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

“Saat ini, semua partai peserta pemilu telah melaporkan Laporan Dana Kampanye,” ujar Ferry pada Senin (15/1/2024).

Terkait adanya partai yang belum melaporkan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye, Ferry menegaskan bahwa ini masih merupakan laporan dana awal kampanye, dan sumbangan serta informasi lainnya akan dilaporkan pada Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPSDK).

“Ini masih berproses, nanti laporan sumbangan kampanye. Sampai satu hari setelah masa kampanye,” tambahnya.

Ferry menekankan bahwa laporan dana kampanye partai politik peserta pemilu akan terlihat lebih jelas pada akhir pelaporan.

Proses pelaporan mencakup tiga tahap, yaitu LDAK, LPSDK, dan terakhir Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK), yang kemudian akan dilakukan Audit Dana Kampanye.

Berikut rincian total penerimaan dan pengeluaran partai politik peserta Pemilu 2024 tingkat Provinsi Kepri:

1. PKB
Saldo Awal RKDK: Rp 1.000.000
Penerimaan: Rp 1.000.000
Pengeluaran: –

2. Partai Gerindra
Saldo awal RKDK: Rp 1.000.000
Penerimaan: –
Pengeluaran: –

3. PDIP
Saldo awal RKDK: Rp 1.000.000
Penerimaan: Rp 32.006.211
Pengeluaran: Rp 30.021.242

4. Partai Golkar
Saldo awal RKDK: Rp 1.000.000
Penerimaan: –
Pengeluaran: –

5. Nasdem
Saldo awal RKDK: Rp 1.000.000
Penerimaan: Rp 1.000.000
Pengeluaran: Rp 109.500

6. Partai Buruh
Saldo awal RKDK: Rp 1.500.000
Penerimaan: Rp 21.500.000
Pengeluaran: 11.311.000.

7. Partai Gelora
Saldo awal RKDK: Rp 1.000.000
Penerimaan: Rp 1.000.000
Pengeluaran: Rp 45.000

8. PKS
Saldo awal RKDK: Rp 2.000.000
Penerimaan: Rp 52.000.000
Pengeluaran: Rp 30.045.000

9. PKN
Saldo awal RKDK: Rp 500.000
Penerimaan: –
Pengeluaran: –

10. Partai Hanura
Saldo awal RKDK: Rp 275.000
Penerimaan: –
Pengeluaran: –

11. Partai Garuda
Saldo awal RKDK: Rp 100.000
Penerimaan: Rp 1.000.000
Pengeluaran: –

12. PAN
Saldo awal RKDK: Rp 1.000.000
Penerimaan: –
Pengeluaran: –

13. PBB
Saldo awal RKDK: Rp 200.000
Penerimaan: –
Pengeluaran: –

14. Demokrat
Saldo awal RKDK: Rp 1.000.000
Penerimaan: –
Pengeluaran: –

15. PSI
Saldo awal RKDK: Rp 1.000.000
Penerimaan: Rp 29.782.000
Pengeluaran: Rp 40.000

16. Perindo
Saldo awal RKDK: Rp 1.000.000
Penerimaan: Rp 1.000.000
Pengeluaran: –

17. PPP
Saldo awal RKDK: Rp 1.000.000
Penerimaan: Rp 1.000.000
Pengeluaran: Rp 35.000

18. Partai Ummat
Saldo awal RKDK: Rp 50.000
Penerimaan: Rp 50.000
Pengeluaran: –

MK-mun

Redaktur: Munawir Sani

-
mgid.com, 846953, DIRECT, d4c29acad76ce94f