Kementerian Investasi Akan Bantu Natuna Buat Kajian KEK Maritim

Ahmad Sofian

Kepala Dinas PMPTSP Natuna Ahmad Sofian, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat 12 Januari 2024.(foto/Nang)

NATUNA (marwahkepri.com) – Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan membantu Natuna untuk membuat kajian tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) maritim pada tahun ini.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Natuna, Ahmad Sofian, mengatakan, kajian yang akan dibuat nantinya sampai pada tahapan feasibility study (kajian untung rugi).

Menurutnya, Natuna adalah daerah pertama mengajukan konsep KEK maritim. Merupakan nomenklatur baru dari 38 KEK yang sudah ada di Indonesia.

Konsep maritim tersebut diajukan Wakil Bupati Natuna kepada Kementerian Investasi/BKPM karena melihat keunikan potensi yang ada di daerah ini.

“Tentunya dengan konsep KEK maritim ini, peluang ekonomi bagi daerah lebih luas karena semua terhimpun menjadi satu,” ujar Ahmad Sofian di kantornya, Jumat, 12 Januari 2024.

Sofian menjelaskan, selain pariwisata, kelautan dan perikanan, Natuna memiliki potensi menjanjikan dari sektor perdagangan dengan terwujudnya KEK maritim.

Setiap hari tak kurang dari 200 kapal besar bergerak menuju selat Philips di Singapura. Sebelum kesana, kapal-kapal tersebut hilir mudik di laut Natuna, namun tidak ada value yang didapatkan.

“Nah, salah satu yang kita kejar itu, sektor perdagangannya. Tapi kalau konsep kita KEK pariwisata, tidak akan bisa menjangkau kesana,” pungkasnya.

Pada tahun ini juga kata dia, Kementerian Investasi akan mengadakan temu bisnis di Natuna. Berbagai pelaku usaha atau calon investor akan dibawa untuk melihat langsung potensi yang ada.

“Pelaku usaha di Natuna mungkin tidak banyak yang bisa terlibat. Makanya dengan adanya pengusaha dari luar kita harapkan bisa bergabung pada KEK yang akan dibentuk,” tambah Sofian.MK-nang

Redaktur : Munawir Sani 

-
mgid.com, 846953, DIRECT, d4c29acad76ce94f