Sayid Ridwan: Pendapatan BAZNAS Disalurkan untuk Masyarakat Natuna

Salah satu kegiatan BAZNAS kabupaten Natuna pada tahun 2023. (Foto: nang)

NATUNA (marwahkepri.com) – Wakil Ketua III bagian keuangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kabupaten Natuna, Sayid Ridwan Idris, menegaskan bahwa pendapatan setiap tahun disalurkan untuk masyarakat Natuna.

Hal ini disampaikannya untuk menanggapi adanya netizen yang mempertanyakan laporan penggunaan anggaran sebelumnya, sehingga masyarakat merasa pesimis menyalurkan zakat melalui BAZNAS.

Sayid Ridwan mengatakan, pendapatan BAZNAS pada tahun 2023 sebesar Rp 800 juta. Menurun drastis dibandingkan dengan tahun sebelumnya mencapai Rp 1,2 miliar.

Ia menjelasakan, setiap tahun pendapatan zakat dari masyarakat disalurkan ke 15 kecamatan di Natuna. Diberikan kepada asnaf (yang berhak menerima) antara lain, Fakir, Miskin, Amil, Mualaf, Riqab, Gharim, Fisabilillah, dan Ibnu Sabil.

“Bahkan kita pernah juga membantu orang berutang dan tidak sanggup membayarnya. Kita pernah menjaring jumlahnya ada 34 orang dan uangnya kurang lebih Rp 80 juta pada tahun 2022,” sebutnya, Kamis (11/1/2024).

Saat ini kata dia, sistem penyaluran dana BAZNAS mengalami perubahan sesuai dengan arahan pusat ke seluruh daerah termasuk Natuna.

Sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT), sebanyak 70 persen disalurkan untuk kegiatan produktif dan 30 persen untuk kegiatan konsumtif.

“Alhamdulillah pada tahun 2023 kemarin kita sudah menggunakan sistem itu, bantuan untuk kegiatan produktif seperti UKM diperbanyak, namun tetap mengacu kepada 8 golongan tadi,” pungkasnya.

“Kalau dulu kan konsumtif lebih besar dari produktif, sekarang dibalik sesuai arahan dan kebijakan BAZNAS pusat,” timpalnya lagi.

Ia berpendapat, persolannya bukan pada penyaluran, akan tetapi yang terpenting bagaimana menyadarkan masyarakat untuk membayar zakat.

“Kalau seandainya 5 persen saja dari jumlah 80 ribu orang penduduk Natuna, yang artinya 4000 jiwa termasuk PNS dan masyarakat umum, kalau dikali 1,2 juta setahun, sudah dapat Rp 5 miliar,” tuturnya.

“Makanya kita minta supaya pak bupati juga ikut berfikir, karena sasaran BAZNAS ini bukan untuk siapa siapa, tetapi untuk masyarakat Natuna terutama mereka yang memenuhi syarat dan rukun,” ucapnya. MK-nang

Redaktur: Munawir Sani

-
mgid.com, 846953, DIRECT, d4c29acad76ce94f