IFRAME SYNC

Menjaga Kesehatan dengan Hobi Merawat Tanaman Obat: Memahami Khasiat 4 Jenis Tanaman Berkualitas

Marwahkepri.com Merawat tanaman obat bukan hanya sekadar hobi yang menyenangkan, tetapi juga merupakan kegiatan bermanfaat yang mendukung kesehatan. Terdapat berbagai jenis tanaman obat yang telah terbukti memberikan manfaat positif untuk kesehatan, sebagaimana diungkapkan dalam publikasi “4 Jenis Tanaman ini Berkhasiat untuk Kesehatan” oleh Kementerian Kesehatan.

Lengkuas: Tanaman ini dikenal dengan khasiat pengobatan dari bagian rimpangnya. Rimpang lengkuas mengandung minyak atsiri sekitar satu persen, dengan komponen utama seperti kamfer, sineol, dan asam metal sinamat.

Minyak atsiri ini bersifat antimikroba dan antijamur. Masyarakat tradisional sering menggunakan irisan lengkuas merah untuk mengatasi panu dan kutu air. Selain itu, perasan lengkuas merah yang dicampur madu juga bermanfaat untuk mengurangi risiko demam.

Jeruk Nipis: Jeruk nipis memiliki manfaat meredakan batuk, demam, dan pegal linu. Buah ini mengandung asam sitrat, asam amino (triptofan, lisin), dan minyak atsiri (seperti sitral, limonene, felandren, lemon kamfer, kadinen, gerani-lasetat, linali lasetat, aktilaldehid, annildehid). Kandungan lainnya meliputi dammar, glikosida, asam sitrun, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang, serta vitamin B1 dan C.

Seledri: Bagian tanaman yang digunakan adalah daun dan herba. Herba seledri mengandung flavonoid, kumarin, manitol, dan minyak atsiri. Flavonoid apigenin dalam herba seledri bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Rebusan daun seledri dapat digunakan untuk memperlancar buang air kecil.

Perlu diperhatikan bahwa senyawa firanokumarin dalam herba seledri dapat memicu reaksi alergi, sementara biji seledri dapat memengaruhi siklus menstruasi dan minyak biji seledri sebaiknya tidak dikonsumsi oleh wanita.

Serai atau Sereh Wangi: Daun dan akar serai atau sereh wangi memiliki khasiat sebagai penghangat tubuh, peluruh keringat, dan obat kumur. Daun sereh wangi mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol.

Minyak atsiri yang terdapat dalam daun dan akar sereh wangi, seperti sitral, sitronelol, geraniol, metilheptenon, eugenol-metilete, dipentel, eugenol, kadinen, kadinol, dan limonene, mampu menghambat pertumbuhan berbagai mikroba seperti Staphylococcus aureus, Streptococcus hemolitic, Pseudomonas aeruginosa, Escherichia coli, Bacillus subtilis, Salmonella typhimurium, Aspergillus niger, dan Candida albicans.

IFRAME SYNC
-
mgid.com, 846953, DIRECT, d4c29acad76ce94f