IFRAME SYNC

Hari Ini! BPH Migas Resmikan Program BBM Satu Harga di Natuna

Kepala BPH Migas Erika Retnowati, meresmikan Program BBM satu harga di SPBU Desa Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Kamis (24/8/2023) siang. (Foto: zani)

NATUNA (marwahkepri.com) – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) merupakan lembaga yang menyalurkan dan memasarkan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dapat digunakan untuk mengisi bahan bakar berbagai jenis kendaraan.

Pada umumnya, SPBU menyediakan berbagai macam BBM untuk mengisi kebutuhan berbagai jenis kendaraan, seperti Pertalite, Pertamax dan Solar.

Oleh karena itu, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati, meresmikan Program BBM satu harga di wilayah terluar SPBU Desa Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Kamis (24/8/2023) siang.

Dalam sambutannya, Erika menyampaikan program Ini merupakan salah satu wujud dari keadilan sosial untuk masyarakat. Program BBM satu harga telah dilakukan sejak tahun 2017 silam. Namun target pada tahun 2024 nanti akan meresmikan sebanyak 583 SPBU.

Ada 7 wilayah yang diresmikan secara bersamaan dalam program BBM satu harga ini yakni di Bunguran Utara Kabupaten Natuna, serta di wilayah luar dari Natuna yakni di Tulin Onsoi, Krayan Barat, Embaloh Hulu, Jelai Hulu, Montallat dan Kapuas Kuala.

“Ini merupakan program dari Presiden kita Pak Joko Widodo,” beber dia.

Masih di tempat yang sama Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Patraniaga, Riva Siahaan mengungkapkan pada perinsipnya pihak Pertamina tetap memberikan support dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Natuna.

“Sehingga dengan adanya program BBM satu harga ini, saya berharap dapat memudahkan masyarakat dalam berbagai urusan,” harapnya.

Sementara Amel, salah seorang warga Kelarik Utara mengaku dengan adanya Pertamina yang telah disediakan oleh pihak terkait sangat membantu aktifitas masyarakat setempat.

“Dengan ada SPBU, itu sangat mengurangi beban kami karena harga Pertalite eceran sebelumnya untuk di wilayah Kelarik yaitu Rp 12.000 perliter sementara di Pertamina Rp 10.000,” ungkapnya.

Acara tersebut juga dihadiri Bupati Natuna, TNI/Polri, Prokopim serta tamu undangan lainnya. MK-Zani

Redaktur: Munawir Sani

-
mgid.com, 846953, DIRECT, d4c29acad76ce94f