ABK TB. Tanjung Bahari 8 yang Jatuh ke Laut Ditemukan Meninggal Dunia

Tim gabungan mengevakuasi jasad ABK kapal TB. Tanjung Bahari 8, Kamis (12/1/2023). (Foto: humas)

KARIMUN (marwahkepri.com) – Satpolairud Polres Karimun bersama tim SAR berhasil menemukan korban tenggelamnya kapal TB. Tanjung Bahari 8 yang jatuh ke laut, Kamis (12/1/2023).

Adapun ABK bernama Mohd Afrizal itu jatuh ke laut pada Selasa (10/1/2023) pada posisi 01° 01″ 195 N – 103° 19′ 576 ” E di Jetty PT. Pacific Granitama, Desa Pangke Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun.

Pada saat kejadian, TB. Bina Marine 59 tengah menarik tongkang Bina Marine 76 untuk merapat ke jetty conveyor, pada prosesnya terjadi benturan antara haluan kiri TB. Tanjung Bahari 8 dengan haluan sebelah kanan tongkang Bina Marine 76, dimana posisi korban di depan haluan TB. Tanjung Bahari 8 sebelah kiri untuk posisi melemparkan tali ke tongkang Bina Marine 76.

Dikarenakan benturan begitu kuat, korban jatuh ke laut. Salahs eorang rekannya langsung melompat ke tongkang Bina Marine 76 untuk memberikan pertolongan, namun korban masuk dibagian kanan bawah  sampai diburitan tongkang Bina Marine 76 dan saksi sempat melihat korban lebih kurang 20 meter melambaikan tangan dan langsung tenggelam.

Satpolairud Polres Karimun melaksanakan pencarian yang tergabung bersama Ditpolairud Polda Kepri, Satpolairud Polres Karimun, Basarnas Karimun dibantu dengan krew kapal serta nelayan setempat selama 3 hari dan akhirnya berhasil menemukan korban pada Kamis (12/1/2023) dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terlungkup di perairan depan PT MOS.

Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Muhamad Sani untuk divisum.

Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, S.I.K, S.H, melalui Kasat Polairud Iptu Dodi, S.H pun memberikan imbauan kepada pengguna dan penyedia jasa pelayaran.

“Dimohon kepada setiap nakhoda kapal ataupun perusahaan penyedia jasa pelayaran di laut agar selalu mengutamakan alat keselamatan di kapal guna mengantisipasi patalitas korban kecelakaan di laut, juga menghindari kecelakaan kerja pada saat melakukan aktivitas,” imbaunya. MK-hum

Redaktur: Munawir Sani

 

Print Friendly, PDF & Email