Pelaku Pembuang Bayi di Semak-semak Berhasil Diungkap, Ternyata Ibunya Sendiri

Kapolsek Bengkong IPTU Mardalis, SH berbincang dengan pelaku. (foto:ist)

BATAM (marwahkepri.com) – Kapolsek Bengkong IPTU Mardalis, SH menggelar konferensi pers pengungkapan tindak pidana penelantaran anak atau pembuang bayi yang didampingi oleh Kasi Humas AKP Tigor Sidabariba, SH, serta Kanit Reskrim IPTU Rio Ardian, SH bertempat di Mapolsek Bengkong, Rabu (21/9/2022).

Terdapat 2 pelaku yang diamankan yakni inisial M (18) yang merupakan ibu kandung dari bayi yang dibuang, dan inisial ME (30) yang merupakan kakak kandung dari pelaku M yang berperan membuang bayi ke semak-semak depan Rumah di Perumahan Cipta Permata, Kelurahan Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong.

Kapolsek Bengkong IPTU Mardalis, SH menjelaskan kronologis kejadian berawal pada hari Minggu (28/8/2022) sekira pukul 11.20 WIB, pada saat saksi H hendak membuang tikus yang mati di tong sampah yang beralamat di Perumahan Cipta Permata tiba-tiba mendengar tangisan bayi di dalam karung yang berada di semak-semak dekat tong sampah. Kemudian saksi N langsung mendekati semak-semak tersebut dan memeriksa isi karung, ternyata ditemukan seorang bayi laki-laki yang menangis dalam kondisi masih ada tali pusarnya dan berlumuran darah.

Kemudian saksi N memindahkan bayi tersebut ke kain dan membawa bayi tersebut ke bidan terdekat yang beralamat di Telaga Indah. Selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bengkong untuk diproses lebih lanjut.

Setelah menerima laporan tersebut, pada hari Kamis (8/9/2022) sekira pukul 17.30 WIB, Unit Opsnal Reskrim Polsek Bengkong yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Bengkong IPTU Rio Ardian, SH melakukan penyelidikan di sekitar tempat kejadian dan mendapat informasi dari masyarakat ada seseorang yang sebelumnya hamil dan sudah melahirkan tetapi tidak tau dimana keberadaan bayinya. Sehingga Unit Opsnal Reskrim Polsek Bengkong meminta keterangan dan mengumpulkan bukti-bukti bahwa orang yang dimaksud adalah pelaku M.

Setelah dilakukan introgasi pelaku M mengakui telah melahirkan bayi dan membuang bayi tersebut yang dibantu oleh kakak kandungnya yang berinisial ME, selanjutnya kedua pelaku dibawa ke Polsek Bengkong untuk pengusutan lebih lanjut.

IPTU Mardalis mengatakan motif pelaku melakukan penelantaran terhadap bayi yang baru dilahirkan tersebut dikarenakan pelaku malu ketahuan dengan keluarga besar dan warga setempat karena bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan beberapa orang laki-laki. Sementara kondisi bayi tersebut saat ini dalam keadaan sehat walafiat dan sekarang sudah diasuh oleh anggota Polsek Bengkong.

“Kepada masyarakat Kecamatan Bengkong apabila ada hal-hal seperti ini terjadi atau mohon maaf jika ada perempuan yang hamil di luar nikah, silahkan datang ke Polsek Bengkong, kami akan berikan solusi dan jalan yang terbaik karena anak tersebut tidak berdosa dan sudah dilindungi oleh undang-undang. Jangan sampai melakukan yang melanggar hukum seperti kejadian ini yang bayinya dibuang,” imbaunya.

Atas perbuatannya, M disebut melanggar Pasal 77B Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 01 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 308 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan.

“Sedangkan pada pelaku ME juga dipersangkakan pasal yang sama dan Jo Pasal 55 dan 56 KUH pidana dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan,” tutupnya. (mk)

Print Friendly, PDF & Email