Terima Kunjungan Kedutaan Besar AS, Siswandi Sampaikan Potensi Natuna

Berfoto bersama. (fotoist)

NATUNA (marwahkepri.com) – Bupati Natuna Wan Siswandi, menyampaikan secara umum potensi yang sangat luar biasa yang sesuai dengan 5 pilar pembangunan dari Presiden RI, Joko Widodo untuk Kabupaten Natuna.

Ungkapan tersebut dikatakan Wan Siswandi, ketika melakukan pertemuan atas kunjungan Staf Ahli Kedutaan Besar Amerika Serikat, Bagian Ekonomi, yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Selasa (10/5/2022).

Kata Siswandi, Pemda Natuna saat ini tengah fokus pada potensi perikanan dan pariwisata.

Menurut dia, dari sudut pandang pusat Natuna, sangat diperhatikan dari aspek migas dan keamanan, karna berbatasan langsung dengan negara tetangga dan nine dashline.

Jika dari sisi pariwisata, sambung Siswandi, Natuna sudah ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh UNESCO.

Selain itu, pemerintah daerah juga berharap adanya perhatian, peninjauan dan bisa membawa investor secara dibidang perikanan dan pariwisata.

“Kami juga mendukung kegiatan offshore untuk migas, kita berharap homebasenya bisa dibangun di Natuna,” ungkap Siswandi.

“Potensi pariwisata Pantai Sisi di Serasan, juga dipresentasikan guna mengundang investor,” tambahnya.

Kemudian, rencana pembangunan bandara perintis untuk Serasan, Pontianak, Malaysia, merupakan peluang investasi disamping dibangunnya Pos Batas Lintas Negara.

Peluang usaha lainnya adalah listrik, saat ini baru 8 mega watt dan penambahan 2 mega watt, untuk kebutuhan sekitar 20 mega watt.

Siswandi menambahkan, untuk Natuna sendiri belum memiliki pelabuhan marina, mengingat Natuna sering dilalui yacht pada event sailing dan ini juga merupakan potensi usaha.

“Pemda Natuna tidak memiliki wewengan untuk area laut sebagaimana diatur undang-undang dan Kementrian Kelautan dan Perikanan lah yang memiliki wewenang,” terang Siswandi.

Sementara, Staf Ahli Kedutaan Besar Amerika Serikat Bagian Ekonomi, Mrs. Abbey Jostrad Canada, menjelaskan tujuan kunjungan ke Natuna, ingin belajar dan ingin mengetahui prioritas apa saja yang akan dibangun di Natuna.

Kata dia, ini merupakan kunjungan kerja lanjutan setelah kunjungan dubes pada waktu sebelumnya.

“Kami melihat pembangunan yang begitu masif dari pelabuhan pelelangan hingga cold stroage,” ucapnya.

Dari pihak AS sangat konsen untuk potensi maritim khususnya di Natuna.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Perikanan Natuna, Jojo, ikut menjelaskan ada 8 ton ikan yang diekspor setiap bulannya.

“Ada banyak perusahaan AS yang ingin berinvestasi di Natuna. untuk saat ini mereka ingin mengetahui potensi apa aja yang bisa digarap dengan fasilitas yang ada saat ini,” tutupnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, Mr. Nicholas Austin, Wakil Ketua DPRD Natuna, Sekda Natuna, Asisten I dan III dan Kepala OPD Natuna.(mk/zani)

Print Friendly, PDF & Email