Inilah Persamaan Nuzulul Quran dengan Lailatul Qadar

Ilustrasi: istock

MARWAH KEPRI – Nuzulul Qur’an diperingati oleh umat Islam sebagai peringatan turunnya ayat Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW yakni ayat 1-5 Surat Al-Alaq.

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ. خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ. اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ. الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ. عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”

Sementara Lailatul Qadar merujuk kepada malam diturunkannya Al-Qur’an dari Lauhil Mahfudz ke Baitul Izzah atau langit dunia. Dan dikisahkan pula bahwa pada malam itu, langit menjadi sangat bersih. Bahkan tidak nampak awan sedikitpun, suasana tenang dan sunyi, tidak dingin dan tidak panas.

Jadi persamaan antara malam Nuzulul Qur’an dengan Lailatul Qadar adalah sama-sama malam diturunkannya Al-Qur’an. Hanya ada perbedaannya yakni Nuzulul Qur’an adalah pertama kali Al-Qur’an diturunkan bersamaan dengan wahyu Nabi yang pertama.

Sedangkan Lailatul Qadar malam diturunkannya Al-Quran secara sekaligus. Namun tentu saja ayat demi ayat diturunkan secara bertahap ke bumi. (mk/dtc)

Print Friendly, PDF & Email