5 Keutamaan Malam Nuzulul Quran, Peristiwa Turunnya Al Quran

Ilustrasi: jakspost.net

MARWAH KEPRI – Ada 5 keutamaan Nuzulul Quran atau peristiwa turunnya Al Quran ke bumi pada 17 Ramadan 610 M. Hal ini pula yang kemudian menjadi pembeda antara malam Nuzulul Quran yang istimewa dengan malam-malam lainnya.

Utamanya lagi, malam Nuzulul Quran merupakan momen pertama di mana Malaikat Jibril menampakan wujud aslinya di hadapan Rasulullah SAW. Berikut salah satu keterangan dalam hadits mengenai hal ini,

“Dari Ibnu Mas’ud RA berkenaan firman Allah yang artinya: ‘Maka Tuhan mewahyukan kepada hambaNya apa yang diwahyukanNya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain.’ (QS An-Najm: 10) Ibnu Mas’ud berkata: ‘Rasulullah pernah melihat Jibril dalam wujud aslinya. Jibril memiliki 600 sayap dan setiap satu sayap mampu menutupi cakrawala.'” (HR Imam Ahmad).

Pada dasarnya, ada 5 keutamaan malam Nuzulul Quran termaktub dalam surat Al Qadar seperti yang diungkap oleh Ach. Faiz dari Prodi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Madura. Berikut informasi selengkapnya.

5 Keutamaan Malam Nuzulul Quran pada 17 Ramadan

1. Lebih baik dari malam selama seribu bulan

Melalui laman IAIN Madura, Faiz menyebut malam Nuzulul Quran merupakan malam yang lebih baik dari malam-malam selama seribu bulan. Hal ini disandarkan pada firman Allah SWT surat Al Qadr ayat 3 yang berbunyi,

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya: “Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan,”

Makna kata lebih baik di sini diartikan sebagai waktu yang lebih baik dibandingkan dengan seribu bulan. Tepatnya, waktu untuk mengerjakan amalan baik hingga beribadah.

2. Malaikat turun ke bumi

Keistimewaan malam Nuzulul Quran juga ditandai dengan momen banyak malaikat turun ke bumi, termasuk Malaikat Jibril. Sebagaimana dalam surat Al Qadar ayat 4,

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ

Artinya: “Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan,”

3. Malam keberkahan

Malam Nuzulul Quran atau malam diturunkannya Al Quran ke bumi disebut sebagai malam yang penuh berkah. Allah SWT berfirman dalam surat Ad Dukhan ayat 3,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

Artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan,”

4. Takdir tahunan dicatat

Satu dari 5 keutamaan malam Nuzulul Quran juga disebut sebagai malam di mana takdir tahunan dicatat. Dijelaskan dalam surat Ad Dukhan ayat 4 yang berbunyi,

وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَكَ مِنَ الْأُولَىٰ

Artinya: “Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,”

Faiz menyebut, urusan yang dimaksud dalam ayat di atas meliputi urusan takdir terkait rezeki, hidup, mati, untung, dan sebagainya. Artinya, dengan mengerjakan amalan kebaikan selama malam Nuzulul Quran, diharapkan juga mendapat takdir yang berkah selama setahun penuh.

5. Diampuni dosa

Keutamaan malam Nuzulul Quran lainnya adalah diampuni dosa yang lalu bagi mereka yang menghidupkan malam tersebut. Menghidupkannya dapat dilakukan dengan mengamalkan salat dengan mengharap ridho Allah SWT.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِه

Artinya: “Barangsiapa melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni,” (HR Bukhari). (mk/dtc)

 

Print Friendly, PDF & Email