Masuk Kepri Mesti Tes PCR Lagi, Wisatawan Mengeluh

Ilustrasi wisatawan mengantri di pelabuhan. (Foto:ist)

BATAM (marwahkepri.com) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menanggapi keluhan sejumlah wisatawan yang mengaku berat harus melakukan tes PCR lagi setibanya di Indonesia melalui Kepulauan Riau.

Selain membandingkan dengan Singapura yang sudah membebaskan tes PCR, aturan itu memberatkan karena harganya yang mahal.

“Ini (keluhan) itu sudah disampaikan pak Wali (Wali Kota Batam) kepada kita,” kata Sandiaga saat berkunjung ke Batam, Rabu (30/3/2022).

Sandiaga mengatakan laporan itu akan dibahas dalam rapat koordinasi lintas lembaga dalam waktu dekat.

“Berikan kami waktu lihat data terakhir,” ujarnya.

Menurut Sandiaga, tidak tertutup kemungkinan kebijakan tersebut bisa diubah. Apalagi Kepri, terutama Batam merupakan pintu masuk turis terbanyak kedua setelah Bali.

“Selain itu pariwisata juga akan memberikan dampak bagi ekonomi masyarakat,” kata Sandiaga.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan kebijakan wajib tes PCR bagi turis yang masuk ke Batam juga harus dihapuskan seperti yang dilakukan Singapura. Apalagi saat ini Kota Batam sudah sangat siap menyambut para turis.

“Saya berharap di Batam juga ada kebijakan bebas PCR itu karena sudah pasti membantu dalam mempermudah kedatangan wisman ke Batam,” kata Rudi. (mk/tem)

Print Friendly, PDF & Email