7 Mitos Saat Bulan Ramadhan yang Masih Dipercaya Sampai Sekarang, Cek Faktanya!

Ilustrasi: i0.wp.com

MARWAH KEPRI – Bulan Ramadan salah satu cara untuk mengontrol diri dari hawa nafsu dan peduli terhadap penderitaan orang miskin. Melalui puasa, salat, dan beramal, orang bisa membersihkan pikiran dan tubuhnya.

Pada bulan Ramadan, orang-orang dilarang makan atau minum pada siang hari. Juga dilarang berhubungan seksual, merokok, dan semua perbuatan keji.

Simak ketujuh mitosnya!

1. Mandi saat puasa adalah makruh (sebaiknya tidak dilakukan)

Faktanya: Tidak benar bahwa mandi saat puasa adalah makruh karena tidak ada dalil yang menguatkan hal tersebut. malahan, mandi saat berpuasa harus dilakukan.
Rasulullah sendiri pernah mencurahkan air ke atas kepala beliau ketika puasa karena sedang kepanasan.

2. Korek hidung atau telinga membatalkan puasa

Faktanya: Meskipun banyak yang beranggapan demikian, tapi tidak ada dalil yang menunjukkan hukum tersebut.
3. Menggosok gigi ketika sedang puasa dapat mengurangi pahala puasa

Faktanya: Menggosok gigi itu dianjurkan saat puasa. apalagi islam adalah agama yang mementingkan kebersihan.

4. Berenang dapat membatalkan puasa

Faktanya: Berenang tidak membatalkan puasa asalkan selama berenang tidak ada air yang terminum, baik sengaja atau pun tidak. Yang jadi masalah adalah ditakutkannya air tersebut terminum yang membatalkan puasa.

5. Menangis dapat membatalkan puasa

Faktanya: Yang membatalkan puasa adalah jika kita memasukkan sesuatu ke dalam tubuh, seperti makan atau minum.

Sementara, menangis itu tidak ada hubungannya dengan makan atau minum, jadi tidak bakal membatalkan puasa.

6. Ibu menyusui dilarang puasa karena berpengaruh terhadap bayi yang disusui

Faktanya: Sampai saat ini, belum ada bukti penelitian yang menunjukkan kualitas dan kuantitas asi berkurang atau berat badan bayi menurun bila ibu puasa ketika menyusui.

Puasa di bulan ramadhan adalah wajib bagi setiap umat muslim, termasuk ibu hamil dan menyusui.

Tapi, para ibu yang sedang menyusui harus mengetahui permasalahan kondisi biologis dan psikologis ibu supaya bayi nggak dikorbankan saat ibu berpuasa.

7. Tidur ketika puasa adalah ibadah dan dianjurkan

Faktanya: Memang benar terdapat hadist yang menyebutkan bahwa tidur saat puasa adalah ibadah. tapi, tidur tidak bisa dijadikan patokan orang tersebut beribadah atau tidak.

Karena, jika tidur terus dan mengabaikan ibadah atau pekerjaan, hal tersebut adalah haram hukumnya. (mk/pr)

Print Friendly, PDF & Email