Dugaan Telur Palsu, Dinkes Natuna Langsung Lakukan Koordinasi dengan BPOM

Tangkapan layar video mantan anggota DPRD Natuna menemukan telur diduga palsu. (Foto:ist)

NATUNA (marwahkepri.com) – Terkait isu telur palsu yang beredar di Kabupaten Natuna baru-baru ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, mengaku belum melihatnya secara langsung.

Kendatipun demikian kata Hikmat, telur itu nantinya akan segera dikirim ke laboratorium di Kota Batam.

“Mudah-mudahan sampelnya masih ada,” kata Hikmat, Senin (28/3/2022).

Dengan adanya hasil itu nantinya sebut Hikmat, pihaknya baru bisa memastikan jenis penyakit apa yang akan ditimbulkan akibat mengkonsumsi telur palsu itu.

“Karena kita belum tahu bahan pembuatan telur palsu itu dari apa, yang jelas jika terbuat dari bahan yang tidak sehat efeknya akan menimbulkan keracunan atau penyakit lainnya,” tambahnya.

Baca juga: Mantan Anggota Dewan Temukan Telur Ayam Diduga Palsu

Kepada masyarakat, Hikmat mengimbau untuk lebih berhati-hati serta teliti dalam membeli dan mengkonsumsi makanan.

Ditempat terpisah, salah seorang pengusaha toko kelontong di Kota Ranai, Aan (37) , mengaku belum pernah mendengar kasus telur palsu tersebut.

“Kalau daerah luar saya memang sering mendengar kasus ini,” ungkap Aan.

Menurut Aan, dugaan telur palsu itu hanya sekedar isu biasa. Pasalnya selama ia berjualan bahan sembako belum pernah menemukan isu tersebut.

“Itu hanya dugaan bang, semoga gak ada telur palsu itu,” harapnya.

Dengan adanya informasi ini, masyarakat dapat mengambil hikmahnya. Hingga berita diterbitkan, Disdik Natuna masih melakukan koordinasi dengan pihak Badan Pengawas Obat dan makanan (BPOM) untuk diproses lebih lanjut. (mk/zani)

Print Friendly, PDF & Email