Pemkab Natuna Tetapkan Desa Air Lengit Sebagai Desa RPPA

Penandatangan Komitmen Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) Tahun 2022 di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, Jumat (25/3/2022)

MARWAHKEPRI.COM.NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Natuna, melakukan penandatanganan komitmen bersama desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (RPPA), yaitu Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah dan Desa Semedang, Kecamatan Bunguran Batubi.

Acara tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, Lantai II, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat (25/3/2022), siang.

Bupati Natuna, Wan Siswandi, pada kesempatan itu diwakili Asisten II, Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Natuna, Basri, mengatakan perwujudan desa ramah perempuan dan desa peduli anak dilakukan melalui penguatan peran kepemimpinan perempuan dalam pemerintahan desa, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan desa, penanganan kekerasan terhadap perempuan dan bantuan hukum, serta perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Baca JugaHormati Bulan Ramadan, Camat Bungtim Minta THM Ditutup Total

“Kita harapkan untuk kedepannya angka pelecehan terhadap perempuan dan anak berkurang, ini tugas kita bersama,” kata Basri.

Selanjutnya Asisten Deputi Perlindungan Anak, Elvi Hendrani, juga mamaparkan, Desa RPPA merupakan pemicu dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan anak, akses terhadap pendidikan yang bermutu serta menurunkan angka perkawinan usia dini.

“Kepada ibu harus memastikan anaknya mendapat gizi yang cukup,” pinta Elvi.

Sementara Kepala Desa Air Lengit, Kuswanto, menjelaskan bahwa kegiatan RPPA sudah ditandatangani sejak tahun 2020, bertepan dengan hari ibu 22 Desember 2020 lalu.

“Sejak itulah Desa Air Lengit dan Desa Semedang ditetapkan sebagai desa ramah perempuan dan peduli anak,” kata Kuswanto, di Kantor Bupati Natuna.

Kendatipun sempat vakum akibat pandemi Covid-19, saat ini kata Kuswanto pihaknya kembali melakukan pembinaan terhadap kaum perempuan dan anak dengan melakukan pelatihan-pelatihan kepada pelaku usaha ibu-ibu.

Baca JugaSekda Minta Semua Pihak Bekerjasama Sukseskan MTQ Natuna

“Selain itu kami juga melakukan pelatihan terhadap ibu-ibu cara mengasuh anak yang benar. Dan terhadap anak kami melakukan sosialisai bagaimana cara menanggulangi kenakalan remaja seperti yang telah dilakukan pada tahun 2021 kemarin,” ucap Kuswanto.

Agar anak tidak ketergantungan kepada gadget, menurut Kuswanto, pemerintah harus memfasilitasi kebutuhan anak antara lain seperti menyediakan tempat olahraga, sehingga anak bisa tumbuh dengan baik.

“Untuk anak, alhamdulillah kita dapat bantuan literasi dari Dinas Perpustakaan Natuna, seperti buku dan komputer,” bebernya.

Acara diakhiri dengan penandatanganan bersama Desa RPPA dengan dua desa tersebut.(mk/zani)

Print Friendly, PDF & Email