Cerita Anak Pulau: Bakti Lubis Membangun dan Menjadi Inspirasi Masyarakat

Bakti Lubis saat kunjungan ke pulau beberapa waktu lalu. (F:ist)

KARIMUN (marwahkepri.com) – Di Kepulauan Riau, khususnya pulau-pulau kecil yang tersebar di pelosok sana masih banyak yang belum menikmati terangnya malam berhiaskan lampu pijar.

Jalanan berkubang, tanah lumpur yang menempel di sepatu si pelajar juga sudah menjadi pemandangan biasa. Meski begitu anak itu tetap terlihat bersemangat untuk berangkat ke sekolah mengejar mimpinya.

Beberapa tahun silam, warga tidak akan pernah percaya jika kampung halaman mereka suatu saat nanti akan dialiri listrik oleh pemerintah.

Jalanan darat juga bukan sebagai moda transportasi yang mereka percayai. Laut menjadi satu-satunya penghubung tali silaturahmi dengan sanak famili yang berada di belahan pulau yang sama.

Begitulah cerita bapak Syamsuri, warga Tanjung Sesup, Desa Sugie, Kabupaten Karimun di pelantar rumahnya, Minggu (5/12/2021).

Puluhan tahun sudah menetap di kampung itu, awalnya dia juga sepemikiran dengan warga pulau, namun pola pikirnya mulai berubah ketika melihat salah satu wakil rakyat dari Karimun menyapa mereka.

Wakil rakyat itu tampak menyatu dengan warga dan mendengar setiap keluh kesah permasalahan yang mereka hadapi.

Syamsuri, ketika ditemui di pelantar rumahnya. (F:ist)

Melalui program wakil rakyat itu, perlahan kampung itu mulai berubah. Secercah cahaya mulai menerangi pekatnya malam. Bagi Syamsuri, Bakti Lubis sudah menerangi sunyinya malam-malam yang mereka lalui.

“Alhamdulillah, setelah kedatangan pak Bakti Lubis beberapa tahun yang lalu, doa-doa kami mulai terjawab melalui beliau. Mimpi yang tidak pernah kami anggap nyata itu sekarang ada di depan mata. Perlahan tapi pasti warga mulai menikmati program yang beliau buat,” terang Syamsuri.

Setelah jalan setapak di kampung itu di semenisasi dan terhubung ke kampung sebelahnya. Warga juga sudah mulai memilki kenderaan darat. Sekarang, laut bukan menjadi satu-satunya alternatif untuk berkunjung ke kampung lain lagi. Mereka sudah memiliki jalur darat.

Selain fasilitas umum, Bakti Lubis juga dikatakan Syamsuri sering memberikan bantuan berupa alat tangkap ikan seperti jaring, bibit ikan bahkan sampan dan mesin tempel. Hal itu dilakukannya semata-mata untuk meningkatkan hasil tangkap para nelayan.

“Kehadiran bapak Bakti Lubis benar-benar telah membantu masyarakat banyak, kita berharap wakil rakyat yang lain juga seperti itu,” terangnya.

“Sejak beberapa tahun beliau menjabat sebagai wakil rakyat di Kabupaten Karimun, program-program lain dari Bakti Lubis yang sangat menyentuh hati kami adalah menunaikan ibadah umrah untuk beberapa pengurus masjid di Kecamatan Moro, termasuklah pengurus masjid di Desa Sugie ini,” timpal salah satu warga yang ikut duduk bercengkerama sore itu.

Syamsuri tidak menampik jika pembangunan di daerahnya tidak berlangsung dengan sekejap mata. Semuanya berjalan dengan perlahan, tetapi waktu demi waktu satu per satu semua yang mereka mimpikan sudah jadi kenyataan.

“Tidak mungkin kampung kami ini saja yang beliau urus, masih banyak kampung di pulau-pulau lain yang juga butuh perhatian beliau. Tetapi alhamdulillah semuanya rata beliau berikan,” ungkapnya.

Mengakhiri cerita di senja hari itu, menurut Syamsuri, Bakti Lubis hadir bukan karena sebuah kebetulan, tetapi sudah direncanakan yang maha kuasa. (mk/mun)

Print Friendly, PDF & Email