Awak KM. Putri Kencana Dewa 2 yang Hilang Kontak Sudah Ditemukan

Awak KM. Putri Kencana Dewa 2 yang sudah ditemukan

ANAMBAS (marwhkepri.com) – Pencarian hari Ke-5 yang dilakukan tim gabungan Search And Rescue (SAR) terhadap KM. Putri Kencana Dewa 2 yang sebelumnya dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Tokong Malang Biru Jemaja dengan jumlah 2 orang awak kapal, 1 orang nakhoda kapal (Kapten) dan 1 orang Anak Buah Kapal (ABK) dinyatakan ditutup, Rabu (01/12/2021).

Ditutupnya pencarian tersebut dikarenakan telah di temukannya Afrizal alias Rohim (43) sebagai Kapten dan Abidin alias Zainal (33) sebagai ABK dengan keadaan selamat.

Kepala Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Natuna, Mexianus Bekabel, S.Sos, M.Si mengatakan, sebelum ditutupnya pencarian yang dilakukan hari ini, pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Anambas bersama Basarnas mengerahkan 1 unit Helikopter Pelita Air PK – PUW hasil kordinasi dengan perusahaan KUFPECK untuk melakukan pencarian di laut sekitar lokasi kejadian.

“Hari ini dilakukan pencarian menggunakan helikopter dengan tujuan memantau dari udara sekaligus mempermudah Search and Rescue Unit (SRU) laut melakukan evakuasi apabila menemukan target yang dicurigai sebagai korban kecelakaan dimaksud,” ujarnya.

Mexianus juga menyebutkan, di saat pencarian yang sedang berlangsung, petugas siaga komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna melakukan komunikasi kepada pihak keluarga korban, dan didapatkan info bahwa ke 2 korban kecelakaan laut tersebut berhasil diselamatkan nelayan kedarat dan saat ini berada di pulau Tambelan.

“Berdasarkan keterangan korban saat di hubungi melalui telepon, mereka berhasil selamat walaupun sempat terombang-ambing hingga keperairan Tambelan dengan menggunakan rakit yang di buat dari tutup fiber karena KM. Putri Kencana Dewa 2 tenggelam di hantam gelombang,” sebut Mexianus.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada pihak yang terlibat dalam aksi pencarian yang dilakukan dari awal hingga ditutupnya pencarian tersebut.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan ditutup, dan kami ucapkan terima kasih kepada pihak yang terlibat baik itu Pemda Kabupaten Kepulauan Anambas, Lanal Tarempa, Posal Jemaja, Polair Anambas, Perusahaan KUFPECK dan Crew Helikopter, BPBD, HNSI, Media, dan juga Nelayan Anambas,” ucapnya. (mk/darwin).

Print Friendly, PDF & Email