Imigrasi Kelas II Tarempa Siap Cegah Varian Omicron

Plh. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tarempa, Wisli Sitompul

ANAMBAS (marwahkepri.com) – Berdasarkan peraturan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menangguhkan sementara pemberian visa bagi sejumlah Warga Negara Asing (WNA). Dalam menyikapi munculnya varian baru virus Corona B.1.1.529 (Omicron) di beberapa negara bagian Afrika.

Aturan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham Nomor IMI-0270.GR.01.01 Tahun 2021 tentang Pembatasan Sementara Orang Asing yang Pernah Tinggal dan/atau Mengunjungi Wilayah Beberapa Negara Tertentu untuk Masuk Wilayah Indonesia dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Varian Baru Covid-19 B.1.1 529.

Melalui SE itu, pemerintah juga melakukan penolakan serta penangguhan masuk sementara bagi orang asing yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi wilayah Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini, Malawi, Zambia, Angola, dan Hongkong dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk wilayah Indonesia.

Namun demikian, ketentuan tersebut dikecualikan bagi orang asing yang mengikuti pertemuan terkait presidensi Indonesia dalam G20.

Menanggapi SE yang dikeluarkan oleh pemerintah tersebut, pelaksana harian (Plh) Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tarempa, Wisli Sitompul menegaskan, bahwa pihaknya siap untuk mencegah varian baru Omicron tersebut masuk kedalam wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

“Kami dari pihak Imigrasi Kelas II Tarempa siap untuk mencegah masuknya virus varian baru tersebut, baik penangguhan maupun penolakan akan kami lakukan bagi orang asing sesuai dengan SE tersebut,” tegasnya kepada sejumlah awak media, Senin (29/11/2021).

Saat di tanyai tentang Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di wilayah KKA, dirinya menjelaskan bahwa pekerja asing di anambas bukan berasal dari wilayah yang termasuk dalam SE itu.

“TKA yang ada di Anambas kebanyakan berasal dari Australia dan Malaysia, baik itu pekerja di bidang pariwisata maupun Minyak dan Gas (Migas),” jelasnya. (mk/wny).

Print Friendly, PDF & Email