Peringati Hari Guru dan Nasional, SMK Negeri 1 Anambas Gelar Pentas Seni

ANAMBAS (marwahkepri.com) – Dalam rangka Hari Guru Nasional
(HGN) dan perpisahan guru SMK Negeri 1 Anambas menggelar Pentas Seni di halaman sekolah, di Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah, Sabtu (27/11/2021).

Acara peringatan HGN dan pelepasan guru SMK-N 1 tersebut dibuka dengan pemukulan gong dan Drum band dengan atraksi Pasukan Khusus lalu dilanjutkan dengan berbagai macam penampilan tarian hingga pencak silat dari Siswa-siswi SMK-N 1 Anambas dengan mengusung tema “Berkreasi di Masa Pandemi”.

Ketua Panitia Pelaksana, Hasmawati mengatakan, Pentas Seni merupakan kegiatan tahunan yang diadakan di SMK-N 1 Anambas, dikarenakan pandemi kegiatan tersebut ditunda sementara dan baru dapat terlaksana pada hari ini.

“Alhamdulillah, di tahun ini dapat kita laksanakan. Dimana acara ini untuk merayakan Hari Guru Nasional dan perpisahan kepala sekolah yang memasuki purna bakti atau pensiun serta perpisahan guru-guru dan TU SMK-N 1 Anambas,” ucapnya.

Selain itu sambung Hasmawati, Pentas Seni dilaksanakan untuk meningkatkan kreativitas Siswa-siswi SMK-N 1 Anambas.

Sementara itu, Kepala SMK-N 1 Anambas, Tugiono mengucapkan terima kasih kepada guru-guru yang telah mempersiapkan acara ini hingga berlangsung meriah dan khidmat.

“Saya juga ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada rekan guru atas pengabdian dan dedikasinya dalam memberikan ilmu kepada Siswa-siswi disini, selama saya berada di SMKN 1 Anambas ini sangat luar biasa motivasi dan dukungannya,” ujarnya.

Tugiono menyebutkan, kritik pedas yang ia terima merupakan sebuah motivasi, dan merupakan sebuah hal yang harus di ambil sisi positifnya.

“Kritik itu selalu saya peroleh, tetapi saya tidak menganggap itu suatu menjatuhkan, itu semua saya terima dikarenakan kritik tersebut merupakan penyemangat dan masukan bagi saya untuk berbenah diri agar lebih baik lagi,” sebutnya.

Tugiono juga menyampaikan, di masa pensiunnya ini juga berharap agar siswa-siswi khususnya di SMKN 1 Anambas merupakan generasi baru untuk masa depan yang dapat membangangkan kedua orang, guru serta bangsa dan negara.

“Jadilah orang hebat, walaupun guru memang bukan orang hebat, tapi banyak orang hebat lahir karna jasa guru,” harapnya. (mk/wny)

Print Friendly, PDF & Email