Duduki Peringkat 23, Kabupaten Lingga Siap Jadi Role Model SIPD se-Indonesia

Saat berlangsungnya kegiatan Asistensi Pengelolaan Keuangan Daerah Dalam Rangka Implementasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). (F:ist)

LINGGA (marwahkepri.com) – Bupati Lingga, Muhammad Nizar membuka secara resmi kegiatan Asistensi Pengelolaan Keuangan Daerah Dalam Rangka Implementasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang digelar Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) di hotel Lingga Pesona, Daik, Selasa (19/10/2021).

Hadir sebagai narasumber, Gagat Sidi Wadono selaku Tim Ahli Keuangan dari Kementerian Dalam Negeri yang dulunya merupakan dosen di Universitas Airlangga. Adapun para peserta pada giat asistensi ini diikuti oleh seluruh kasubag keuangan dan kasubag perencanaan disetiap OPD se-Kabupaten Lingga.

Bupati Lingga, dalam penyampaiannya mengapresiasi kerja keras dari BPKAD Lingga yang telah tungkus lumus memberikan pembinaan, penyampaian dan masukan-masukan kepada OPD-OPD lain terkait pengelolaan keuangan ini.

Menurutnya berkaitan dengan di tahun 2021 ini pengelolaan keuangan daerah memang sangat perlu mendapat perhatian pemerintah pusat, terkhusus dari Kementrian Dalam Negeri.

“Ucapan terimakasih kepada pak Gatot yang Sudi hadir di Kabupaten Lingga. Ini kali pertamanya, dan mudah-mudahan bukan yang terakhir,” katanya.

Ditambah lagi, Kabupaten Lingga termasuk dari 21 Kabupaten/Kota se-Indonesia yang menggunakan full SIPD dan menjadi binaan Kementrian Dalam Negeri untuk menjadi Role Model SIPD se-Indonesia. Hal tersebut membuat Nizar yakin, Kabupaten Lingga siap menjadi Role Model SIPD se-Indonesia.

“Hari ini dengan bangga, sejak SIPD muncul hingga sekarang, dari pelaporan, penganggaran hingga proses selanjutnya, kami sudah melakukan full menggunakan SIPD. Walaupun dalam perjalanan masih ada kendala, namun kami tetap ada backup dari SIMDA,” ujar Nizar.

Dia berharap kepada para peserta dari tiap-tiap OPD yang hadir bisa memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin. Bertanya ataupun enyampaikan apa yang menjadi kendala untuk memperoleh ilmu dalam penerapan SIPD.

“Kami mohon, agar para peserta yang mewakili setiap OPD untuk aktif bertanya apabila ada kendala, atau yang belum dipahami, bisa ditanyakan dan disampaikan. Mudah-mudahan dapat pencerahan dari pak Gagat sebagai tim ahli di bidang ini,” harap dia.

Sementara itu Tim Ahli Keuangan dari Kementerian Dalam Negeri, Gagat Sidi Wadono menerangkan kehadiran di Kabupaten Lingga bagian tugas khusus dari pimpinan untuk memberikan bimbingan terhadap 21 Kabupaten/Kota dan 1 Provinsi di Indonesia yang secara statistik di SIPD mengalami kemandirian sistem SIPD, salah satunya Kabupaten Lingga.

“Kabupaten Lingga sudah keliatan berhasil mandiri melakukan sistem pengelolaan keuangan di SIPD,” tutupnya. (mk/Willy)

Print Friendly, PDF & Email