Bahas Penerapan Protokol Kesehatan, Binmas Karimun Gelar FGD bersama Pengusaha

Berfoto bersama usai FGD. (F:ist)

KARIMUN (marwahkepri.com) – Binmas Polres Karimun mengadakan Focus Group Discusion (FGD) yang diikuti oleh 30 peserta dari pengusaha, perkantoran, tempat hiburan, dan pelabuhan dengan tema penerapan protokol kesehatan ditempat umum guna mencegah penyebaran COVID-19 di room meeting Hotel Aston, Selasa (12/10/2021).

Kasat Binmas Polres Karimun AKP BT. Nasution mengatakan kegiatan ini adalah program dari Polri yang sudah dialokasikan anggarannya guna menciptakan kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Karimun.

“Kami mengambil tema di ruang publik ini agar para pengusaha kemudian perkantoran bisa memahami dan melaksanakan tentang 5M dan 3T, yang terpenting di ruang publik seperti di perkantoran dan tempat pelaku usaha diperketat dengan 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, kalau 5M bisa untuk diluar dengan mengurangi mobilitas,” ungkap Kasat Binmas AKP BT. Nasution.

“Kami dari pihak Polres Karimun program ini dalam setahun itu ada sekitar 6 kegiatan, tapi dilihat dari alokasi anggarannya, kedepannya bisa berubah dengan temanya, dimana kemarin kami buat mengenai paham teroris dan radikalisme yang setiap audien dan pengisi materinya berbeda-beda dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan organisasi masyarakat lainnya,” tambahnya.

Di Kabupaten Karimun jelasnya, ada 76 posko PPKM khusus untuk penangan COVID-19, dimana Karimun kini sudah masuk level 2 secara nasional dan level 1 secara lokal. Apabila dalam 2 minggu ini tercapai target vaksinasi maka kita diberi pencapaian level 1 nasional agar kita kembali ke zona hijau dan bisa beraktivitas normal kembali.

“Sekarang anak-anak kita sudah masuk belajar tatap muka, mengapa kita harus mempercepat vaksinasi?, kita bersama pasti tidak mau apabila satu pelajar saja terpapar COVID-19 maka belajar tatap muka ditutup kembali,” tambahnya.

Peserta pada kegiatan FGD ini yang berasal dari pengurus pasar, swalayan, minimarket, bank salon, tempat karaoke, pelabuhan pun merasa sangat senang dan terbantu sekali dengan diadakannya kegiatan ini.

Polres Karimun memiliki target 250 orang dalam satu hari yang harus divaksin dan memiliki target menyelesaikan vaksinasi dalam waktu 2 minggu. Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk segera vaksin.

“Malah kami menyiapkan sembako 5 kg beras,1 kg minyak, 1 kg gula bagi orang yang belum pernah vaksin sama sekali,” ajaknya.

“Mari kita patuhi protokol kesehatan demi kelangsungan hidup sehat terhindar dari COVID-19, jangan panik tetap usahakan kesehatan, jika sakit hubungi pihak rumah sakit atau pihak medis, jangan lupa pakai masker dan sediakan air sabun di tempat usaha,” tutupnya.

Salah satu peserta kegiatan Adi mengaku, sebagai pengusaha pihaknya lebih paham lagi bahwa COVID-19 sangat berbahaya.

“Dan kita dingatkan lagi dari polres untuk tetap jangan lengah walaupun sekarang Kabupaten Karimun COVID-19 sudah menurun dan semua pengusaha pada kegiatan ini bisa semakin diperketat lagi protokol kesehatan di tempat usahanya,” katanya. (mk/sal)

Print Friendly, PDF & Email