Bawa Barang Haram, HMS Berhasil Diringkus Sat Resnarkoba Natuna

Suasana konferensi pers. (F:ist)

NATUNA (marwahkepri.com) – Sat Resnarkoba Polres Natuna, telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di tepi Jalan Lemang, Desa Sungai Ulu, RT 001/RW 001, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, dan di sebuah rumah terletak di Kampung Tanjung Penjara RT 002/RW 002, dengan wilayah sama dengan hari yang sama pula, Jumat, (8/10/2021).

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, saat melakukan pers rilis dengan awak media, Senin (11/10/2021) memaparkan kasus tersebut.

Pada hari Jumat 8 Oktober 2021 sekira pukul 16.00 WIB, Anggota Satresnarkoba Poles Natuna, mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada 1 orang laki-laki diduga memiliki atau menyimpan atau menguasai narkotika jenis sabu di daerah tersebut.

“Anggota Satresnarkoba melihat 1 orang laki-laki sesuai dengan ciri-ciri yang diperoleh dari informasi masyarakat sedang berada diatas motor di tepi Jalan Lemang, Desa Sungai Ulu. Kemudian anggota satresnarkoba menghampiri laki-laki itu, namun pada saat anggota satresnarkoba menghampiri laki-laki tersebut, ia langsung melarikan diri dan melompat ke sungai,” terang Ike.

Kemudian anggota satresnarkoba melakukan pengejaran terhadap pelaku dengan ikut melompat ke dalam sungai dan berhasil mengamankan lelaki berinisial HMS dan juga mengamankan 1 bungkus plastik klip bening berukuran sedang, 1 unit sepeda motor merek Yamaha Mio 125 warna hitam kombinasi silver dengan nomor polisi BP 4914 ND yang digunakan oleh HMS.

Kemudian anggota satresnarkoba membawa HMS ke kediamannya di Kampung Tanjung Penjara, lalu dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa 1 tas pinggang merk Polo Hoby berwarna coklat yang berisikan beberapa klip bungkus bening dengan isi serbuk kristal, 1 buah timbangan digital merk Camry warna silver.

“Kepada petugas, HMS mengaku memiliki sabu dengan total berat kotor 16,84 gram, dipisah-pisah dalam beberapa bungkus plastik bening. Pelaku beserta barang bukti dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Natuna, guna penyelidikan lebih lanjut,” kata Ike menambahkan.

Terduga pelaku akan dijerat Pasal 114 ayat (1) jo 112 ayat (1) UURI, nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 15 tahun,(mk/zani)

Print Friendly, PDF & Email