KPU Usulkan Anggaran Pemilu 2024 Rp 86 Miliar, Mendagri: Perlu Efisiensi

Ilustrasi kampanye pemilu. (F:ist)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp 86 triliun yang diusulkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terlalu besar. Hal tersebut diungkapkan Tito dalam rapat kerja dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat, Kamis (16/9/2021).

“Kemarin membaca di media pengajuan Rp 86 triliun, jujur saja kami perlu melakukan exercise dan betul-betul melihat detail satu per satu angka tersebut karena lompatannya terlalu tinggi,” katanya. 

Tito menilai perlu efisiensi anggaran mengingat Indonesia kini masih dilanda pandemi COVID-19. 

Meskipun kini COVID-19 di Tanah Air memang tengah melandai, namun dia melanjutkan, pemerintah masih memiliki tugas penting untuk memulihkan perekonomian nasional yang sempat minus.

“Ini yang mungkin berbeda dengan pemilu tahun sebelumnya, sehingga efisiensi dalam penganggaran pemilu betul-betul kami pertimbangkan,” tambahnya.

“Dari 16 (triliun) ke 27 (triliun), ke 86 (triliun), di saat kita sedang memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk memulihkan ekonomi nasional,” ucapnya. 

KPU sebelumnya menyatakan keperluan anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp 86 triliun. Ketua KPU Ilham Saputra sempat merinci, KPU mengusulkan pagu anggaran sebesar Rp 13,2 triliun untuk 2022; Rp 24,9 triliun untuk 2023; Rp 36,5 triliun untuk 2024; dan Rp 3 triliun untuk 2025. 

Dalam rapat hari ini, Ilham menyatakan Kementerian Keuangan baru menyetujui anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp 2 triliun untuk tahun 2022.

“Jadi usulan kekurangannya adalah sepuluh triliun sekian,” ujar Ilham. (mk/tem)

Print Friendly, PDF & Email