Cabjari Tarempa Damaikan Kasus Pencemaran Nama Baik melalui Medsos

Foto bersama usai perdamaian di Kantor Cabjari Tarempa. (F:ist)

ANAMBAS (marwahkepri.com) – Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa melaksanakan kegiatan tahap dua perkara penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook an. Tsk H berdasarkan surat P-21 yang menyatakan bahwa berkas perkara hasil penyidikan sudah lengkap, Senin (13/9/2021).

Kegiatan selanjutnya adalah upaya perdamaian karena terpenuhinya syarat-syarat pada Pasal 5 Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. Bahwa Keadilan Restoratif yang sering dikenal dengan istilah Restorative Justice (RJ) adalah penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan bukan pembalasan.

Bahwa kegiatan upaya perdamaian dilakukan oleh fasilitator yaitu Kacabjari Natuna di Tarempa Roy Huffington Harahap, Bambang Wiratdany,SH, Alvin Dwi Nanda,SH dan dihadiri tersangka H, pendamping tersangka Zamiri, korban AH, pendamping korban Lionardo,SH, tokoh masyarakat/Lurah Tarempa Syamsir, Penyidik Bripka Taufik Ismail.

Bahwa pihak jaksa sebagai fasilitator RJ menawarkan upaya perdamaian pada hari Senin tanggal 13 September 2021 pukul 10.00 WIB dan tanggapan pihak korban dan pihak tersangka setuju untuk melakukan upaya perdamaian.

Bahwa tahapan selanjutnya, pihak fasilitator melanjutkan kegiatan proses perdamaian dengan memberikan kesempatan pihak korban untuk menyampaikan tuntutan kepada pihak tersangka dan akhirnya para pihak menuangkan hasil proses perdamaian dalam bentuk surat kesepakatan perdamaian yang ditandatangani oleh semua pihak yang hadir.

Bahwa kegiatan terakhir, pihak fasilitator melakukan kegiatan pelaksanaan perdamaian yaitu pihak tersangka meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya serta siap mewujudkan tuntutan pihak korban.

Semua kegiatan berlangsung lancar dan ditutup dengan foto bersama sekaligus penutup dari Kacabjari Natuna di Tarempa. (mk/darwin)

Print Friendly, PDF & Email