dr Icha Minta Masyarakat Jangan Takut Divaksin

Foto : Nurmaisah Lubis atau sapaan akrabnya dr Icha

KARIMUN (marwahkepri.com) – Indonesia saat ini menjadi salah satu episentrum virus COVID-19 di dunia. Hal ini membuat pemerintah berusaha keras untuk menekan penyebaran virus tersebut.

Beberapa kebijakan sudah dibuat oleh pemerintah, mulai dari pemberlakukan PSBB sampai pada PPKM Darurat.

Pemerintah juga sudah mengucurkan dana triliunan rupiah untuk memvaksin masyarakat secara gratis yang bertujuan untuk memperkuat imunitas tubuh dalam melawan virus corona ini.

Namun, walaupun pemerintah telah menyediakan fasilitas vaksin secara gratis di tengah-tengah masyarakat, masih saja ada warga yang enggan untuk divaksin dengan berbagai alasan.

Salah satu dokter di Karimun, dr Nurmaisah Lubis atau yang biasa dipanggil dr Icha mengatakan kadang kesal dengan orang-orang yang terlalu menyepelekan virus COVID-19 ini.

Dia mengaku pernah bertemu dengan orang-orang yang tidak percaya dengan adanya virus COVID-19 ini, tetapi dia berusaha tetap tenang untuk menjelaskan bahaya dari virus tersebut.

“Sebenarnya kadang kesal, kita ajak untuk mematuhi prokes, tetapi malah bilang virus ini hanyalah konspirasi. Padahal udah sangat jelas dan nyata berapa banyak orang yang meninggal gara-gara virus ini,” kata dr Icha.

Dia juga menyebutkan, Singapura yang dikenal sangat disiplin sebagian besar warganya sudah di vaksin dan mencoba berdamai dengan virus itu sekarang lockdown lagi, apalagi warga Indonesia yang kadang beberapa orang sangat sepele dengan virus ini.

“Sebagai dokter yang sedikit banyaknya tau dengan virus ini tentu kita mengingatkan bahaya dari virus ini kepada masyarakat, atau setidaknya kita ingatkan orang yang berada di lingkungan kita untuk selalu menerapkan prokes. Saya juga mengajak orang sekitar dan keluarga untuk vaksin biar bisa mengurangi resiko terpapar dari virus ini, tetapi saya kadang jengkel kalau banyak alasan mereka gag mau divaksin,”terangnya.

dr Icha berujar, ada beberapa orang yang memang tidak boleh divaksin dengan alasan yang jelas, seperti karena mengidap penyakit tertentu, tetapi kalau keadaannya sehat, dia sangat berharap agar masyarakat bersedia divaksin.

“Jangan sampai masyarakat termakan hoax-hoax diluar sana. Ada yang bilang vaksin ini berbahaya dan menyebabkan kematianlah, ada yang bilang haramlah dan banyak lagi alasan lainnya agar tidak divaksin,” kata dr Icha.

dr Icha berpesan agar masyarakat ketika mendengar kabar miring tentang virus ini agar segera mencari tau kebenaran dari informasi itu, jangan langsung mengkonsumsi mentah-mentah berita yang kebenarannya belum jelas tersebut.

“Memang vaksin ini tidak menjamin kita terhindar 100℅ dari virus covid-19 ini, tetapi setidaknya, dengan divaksin bisa mengurangi resiko bahaya dari virus ini,” ungkapnya.

dr Icha berharap agar masyarakat selalu menjaga kesehatannya, mematuhi protokol kesehatan dan tidak takut untuk divaksin.

“InshaAllah, jika mematuhi prokes dan sudah divaksin, kita bisa terhindar dari virus ini,” pungkasnya. (mk/mun)

Print Friendly, PDF & Email