Stok Vaksin Menipis, Vaksinasi di Natuna Terancam Mandek

PELAKSANA Tugas Kepala Dinas Kesehatan Natuna Hikmat Aliansyah.(foto:nang)

MARWAHKEPRI.COM, NATUNA – Vaksinasi dosis 1 di Kabupaten Natuna terancam berhenti. Pasalnya, ketersediaan vaksin saat ini dibawah 500 vial, diperkirakan tidak mencukupi untuk 1000 orang.

Pelaksanaan vaksinasi saat ini, Pemkab Natuna berkerjasama dengan TNI AD, Kodim 0318 Natuna dan Lanal Ranai. Vaksinasi yang dilaksanakan Kodim 0318 Natuna dipusatkan di Mess Kodam, Kodim Natuna dan TNI AL melaksanakan vaksinasi  di Pelabuhan Tanjung Payung Penagi.

TNI AL hanya melakukan vaksinasi untuk 40 orang dengan ketersediaan vaksin sebesar 20 vial, demikian juga dengan di TNI AD .

Plt Kepala Dinas Kesehatan Natuna, Hikmat Aliansyah mengatakan, menipisnya stok vaksin di Natuna lantaran pengiriman dari Provinsi Kepri jumlahnya sangat terbatas.

Pada tanggal 18 Juli 2021, Pemprov Kepri hanya mengirim sebanyak 200 vial. Jumlah tersebut tidak mencukupi untuk di drop ke seluruh wilayah Kabupaten Natuna.

“Karena pengiriman dari provinsi kemaren hanya 200 vial tidak mencukupi untuk seluruh Natuna, kebetulan di provinsi juga stok masih kosong, belum ada pengiriman dari pusat”, kata Hikmat, Kamis 22 Juli 2021.

Dengan stok vaksin yang cukup terbatas saat ini diperkirakan tidak akan mencukupi hingga akhir bulan Juli. Karenanya, saat ini vaksinasi lebih diprioritaskan kepada pemberian dosis 1.

“Kalau vaksinasi dosis dua itu kan ada batas maksimum waktunya, terlambat sedikit juga tidak apa- apa, masyarakat harap bersabar,” tambah Hikmat.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email