Sering Mati Lampu? Kepala PLN Minta Masyarakat Mau Kerjasama

Ilustrasi

MARWAHKERI.COM, NATUNA – Belakangan ini sering terjadi pemadaman listrik, sehingga pengusaha kecil merasa kesulitan.

Inilah yang disampaikan salah seorang masyarakat Bunguran Timur, Aisyah kepada awak media saat dijumpai dikediamannya, Minggu (11/7/2021) pagi. 

“Saya jual minuman jus pasti memakai blender, kalau lampu mati otomatis tak ada pembelinya,” ucap Aisyah. 

Dirinya mengaku pemadaman jaringan listrik memang tidak lama, namun wanita beranak dua itu menyebutkan sering terjadi.

“Memang tak lama, gak sampai setengah jam nyala kembali, namun belakangan ini hampir setiap hari ada pemadaman tersebut,” imbuhnya pula.

Selain itu, Syafitri salah seorang warga Kelurahan Bandarsyah di tempat terpisah mengatakan hal yang sama.

“Tadi malam, lebih kurang jam 2 malam di Bandarsyah juga mati lampu. Kenapa ya belakangan ini sering terjadi pemadaman?,” tanya Syafitri.

Sementara, Kepala PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ranai, Kabupaten Natuna, Boni Sofianto membenarkan hal itu.

Kata Boni, pemadaman tadi malam dikarenakan cuaca ekstrim.
“Kalau kondisi mesin, Insya Allah pembangkitnya masih aman,” jelas Boni.

Potensi penyebab terjadinya pemadaman di wilayah ini, Boni berujar selain cuaca, potensi pohon yang terkena jaringan PLN juga bisa menjadi salah satu penyebabnya.

Dan untuk hal ini, ia meminta perhatian penuh dari masyarakat yang memiliki pohon di sekitaran jaringan listrik.

Karena saat ini pihaknya secara rutin melakukan pembersihan pohon yang mendekati jaringan PLN.

“Disini kami juga minta kerjasama dan dukungan masyarakat agar merelakan pohonnya untuk kami lakukan pemangkasan,” pinta Boni. (mk/zani)

Print Friendly, PDF & Email