7 Tahun Rusak Parah, Aswana: Kami Butuh Kapal Magang Agar Siswa Tak Menghayal

Foto:istimewa

NATUNA (marwahkepri.com) – Kapal KM. Sekatung milik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kelautan Natuna yang bertempat di Kecamatan Bunguran Timur, sudah 7 tahun tak lagi beroperasi. Pasalnya, sejak tahun 2014 silam kapal tersebut sudah rusah parah.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Sekolah SMK Kelautan Natuna, Aswana saat dimintai keterangan via WhatsApp, Selasa (6/7/2021).

Aswana mengaku, sejak dirinya menjadi Kepala SMK Kelautan, pihaknya telah melaporkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Kepri terkait kerusakan kapal tersebut. Namun sejauh ini belum ada tanggapan yang serius.

“Beberapa kali mengajukan proposal untuk direhab. Ke pusat juga minta kapal baru, namun sampai saat ini belum juga terealisasi,” ungkapnya.

Aswana mengaku, dari provinsi itu sendiri malah meminta KM. Sekatung untuk dikandaskan ke daratan saja.

“Dari tahun 2018 saya ajukan, sejak saya diangkat jadi kepala sekolah, ke dinas pendidikan provinsi sudah 3 kali saya ajukan,” keluhnya.

Hingga saat ini tambah Aswana, pihak sekolah melakukan kerja sama antara kapal lain untuk siswa melaksanakam kegiatan magang, salah satunya PT. Perindo yang ada di Selat Lampa, Kabupaten Natuna.

“Kapal milik SMK Kelautan sudah lama rusaknya, memang rusak berat, dari tahun 2014 lalu sudah off hingga sampai sekarang belum pernah direhab,” kata Aswana kepada marwahkepri.com.

Setiap ada pelaksanaan magang, pihak sekolah menyerahkan siswanya ke PT. Perindo, serta mengundang guru tamu dari Perindo supaya guru tersebut mengetahui kurikulum kegiatan siswa nantinya selama magang.

“Selama ini kerja sama terhadap PT. Perindo sangat baik, siswa kami ditanggung makan selama praktek, dan dikasih uang jajan ketika selesai praktek,” beber Aswana.

Dirinya berharap, Pemerintah Provinsi Kepri bisa memenuhi serta melengkapi sarana dan prasarana untuk kegiatan praktek siswa, terutama pada jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI).

“Karena kapal adalah ruh dari jurusan NKPI, setidaknya kami perlu simulator kapal, biar siswa kami tidak menghayal dalam belajar, dan tidak menjadi penonton ketika hasil lautnya dicuri orang,” pinta Aswana.

Sesuai bukti di lapangan, KM. Sekatung saat ini berada di pelabuhan Pering, Kecamatan Bunguran Timur. (mk/zani)

Print Friendly, PDF & Email